Potit Prediksi Ekonomi Kampung Penghasil Sawit Akan Menggeliat Dua Tahun Lagi

  • 02 Mei 2026 16:15 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Anggota DPRD Kutai Barat (Kubar), Potit, optimistis program pengembangan kelapa sawit rakyat yang ia dorong di sejumlah kampung akan memberikan dampak ekonomi lebih besar dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

Menurut Potit, antusiasme masyarakat terhadap program sawit rakyat yang dijalankan bersama kelompok tani saat ini cukup tinggi, terlebih dengan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang masih menjanjikan.

“Dengan harga sawit sekarang di atas Rp3 ribu lebih, ya kalau ada yang sudah panen sawit, itu sudah sangat lumayan, memberikan pengharapan yang luar biasa bagi petani,” kata Potit, Sabtu 2 Mei 2026.

Ia menilai, geliat ekonomi masyarakat akan semakin terasa ketika lebih banyak kebun sawit rakyat mulai memasuki masa produksi.

“Aartinya masyarakat ini akan bangga, karena dengan mereka menanam sawit, dua atau tiga tahun ke depan manfaatnya akan dirasakan,” ujarnya.

Potit menjelaskan, salah satu keuntungan pengembangan sawit rakyat di wilayah tertentu adalah kedekatan dengan perusahaan dan pabrik sawit yang sudah lebih dulu beroperasi.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat biaya distribusi hasil panen menjadi lebih ringan dibanding wilayah lain yang jauh dari akses industri pengolahan.

Ia juga mengatakan, manfaat ekonomi dari perkebunan sawit rakyat tidak hanya dirasakan petani, tetapi juga dapat mendorong perputaran ekonomi kampung. Karena itu kelompok tani diharap tetap berlanjut agar pengembangan sawit rakyat dapat berjalan secara berkesinambungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....