Edwin–Nanang Melayat ke Rumah Duka Mantan Bupati Kubar Rama Alexander Asia
- 11 Apr 2026 22:33 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Bupati Kutai Barat Frederick Edwin bersama Wakil Bupati Nanang Adriani melayat ke rumah duka mantan Bupati Kutai Barat periode 2001–2006, Rama Alexander Asia, di Perumahan Villa Tamara, Samarinda, Sabtu 11 April 2026.
Kehadiran pimpinan daerah tersebut sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum.
Bagi bupati Edwin, sosok mendiang merupakan panutan sekaligus senior di birokrasi. Apalagi ayahnya Ismail Thomas menjadi wakil bupati pertama yang mendampingi Rama Asia (2021-2026).
Dalam kesempatan itu, Frederick Edwin mengenang almarhum sebagai pionir yang meletakkan fondasi pembangunan di Kutai Barat.
“Kami hadir untuk menyampaikan duka cita mendalam. Almarhum bukan hanya pemimpin, tetapi juga sosok yang meletakkan dasar arah pembangunan Kutai Barat. Jasa beliau akan selalu dikenang,” ujarnya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Bupati dan Wakil Bupati juga berbincang dengan keluarga guna memberikan dukungan moral serta memastikan prosesi penghormatan berjalan lancar.
“Semoga kita yang ditinggalkan senantiasa diberi kekuatan iman dan ketabahan. Jasa beliau abadi, sejarah beliau akan selalu kita kenang,” ucap Frederick Edwin.
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat juga dijadwalkan akan mengikuti prosesi pemakaman yang berlangsung Minggu 12 April 2026, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.
Diberitakan sebelumnya, almarhum Rama Asia wafat pada Jumat 10 April 2026, sekitar pukul 09.00 WITA saat menjalani perawatan di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda.
Perwakilan keluarga, Sofyandi, menyebut kondisi kesehatan almarhum memang telah menurun dan sempat menjalani perawatan sekitar dua pekan.
Rama Alexander Asia merupakan bupati pertama Kutai Barat (1999-2021) dan menjabat definitif pada periode 2001–2006. Ia memulai karier sebagai ASN sejak 1964, pernah menjabat Kepala Badan Investasi Kaltim, serta berperan dalam meletakkan fondasi pemerintahan, pembangunan infrastruktur, dan pelayanan publik di Kutai Barat.
Kepergian Rama Alexander Asia menjadi kehilangan besar bagi Kutai Barat, sekaligus meninggalkan jejak pengabdian panjang yang akan terus dikenang sebagai bagian dari sejarah pembangunan daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....