Tarif Fleksibel, Tukang Urut di Kutai Barat Layani hingga 10 Pasien per Hari

  • 24 Mar 2026 15:17 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Jasa pijat tradisional di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) masih menjadi pilihan masyarakat. Selain karena metode pengobatan yang dipercaya, sistem tarif yang fleksibel juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pasien.

Tukang urut di Kampung Melapeh Lama, Kecamatan Linggang Bigung, Kanisius, mengatakan tarif pijat yang ia terapkan disesuaikan dengan kondisi pasien.

“Harga mulai Rp100 ribu, Rp150 ribu sampai Rp200 ribu. Tapi saya tidak pernah mematok harga, seikhlasnya pasien,” kata Kanisus, Selasa 24 Maret 2026.

Ia menambahkan, untuk kasus tertentu seperti patah tulang, biaya biasanya memiliki nilai tersendiri. Meski demikian, ia enggan menyebutkan secara pasti tarif yang dikenakan kepada pasien.

Dalam sehari, Kanisius mengaku melayani sedikitnya dua hingga tiga pasien. Namun pada hari-hari tertentu, jumlah pasien bisa meningkat hingga mencapai 10 orang dalam sehari.

Menurutnya, jumlah pasien yang datang hampir selalu ada setiap hari. Hal ini menunjukkan bahwa layanan pijat tradisional masih diminati oleh masyarakat di tengah berbagai pilihan pengobatan modern.

Untuk jam operasional, ia membuka layanan setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WITA. Namun, ia tetap melayani pasien di luar jam tersebut apabila dalam kondisi darurat.

“Kalau emergency tetap saya layani, kasihan kalau ada yang datang dari jauh tidak dapat penanganan,” ujarnya.

Dengan sistem pelayanan yang fleksibel dan mengutamakan kebutuhan pasien, jasa pijat tradisional yang dijalankan Kanisius tetap bertahan dan menjadi salah satu alternatif pengobatan bagi masyarakat di Kutai Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....