Promosi Digital dan Regulasi Disiapkan, Batu Majang Kembangkan Ekowisata
- 27 Feb 2026 11:13 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Long Bagun - Pemerintah Kampung Batu Majang terus mendorong pengembangan ekowisata berbasis masyarakat dengan mengedepankan promosi digital dan penyusunan regulasi yang jelas. Langkah ini dilakukan agar potensi wisata tetap terjaga sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi warga.
Sekretaris Kampung Batu Majang, Dedi, mengatakan promosi wisata dilakukan melalui akun resmi Pokdarwis di media sosial. Wisatawan maupun pengunjung cukup mengunggah dokumentasi kunjungan mereka sebagai bagian dari promosi gratis yang saling menguntungkan.
Terkait biaya, saat ini belum ada tiket masuk resmi kawasan hutan wisata. Biaya yang dikenakan lebih kepada jasa pemandu, terutama bagi wisatawan minat khusus. Untuk pemandu bersertifikat, tarifnya sekitar Rp300 ribu per kunjungan.
Menurut Dedi, regulasi tengah dipersiapkan agar pungutan tidak menimbulkan kesan liar. Opsi penyusunan peraturan kampung menjadi salah satu solusi agar pengelolaan wisata tetap tertib dan transparan.
“Konsep kita ekowisata, menjaga alam dan lingkungan. Makanya perlu regulasi supaya tidak jadi pungutan liar, tapi tetap ada manfaat ekonomi untuk masyarakat,” ujar Dedi,kepada rri.co.id, pada Jumat, 27 Februari 2026.
Ia menambahkan, wisatawan mancanegara umumnya lebih tertarik pada pengalaman alami seperti berjalan di hutan dan menikmati suasana kampung, tanpa harus fasilitas mewah. Hal ini dinilai menjadi peluang besar bagi pengembangan wisata minat khusus di Batu Majang.
Selain pengembangan wisata, kampung juga telah menikmati fasilitas internet gratis yang dapat diakses masyarakat dengan tetap menjaga penggunaan secara bijak. Pemerintah kampung berharap dukungan infrastruktur dan jaringan telekomunikasi terus meningkat guna menunjang promosi dan pelayanan wisata ke depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....