Nelayan Hilang Tiga Hari di Mahakam Ditemukan Meninggal Dunia
- 24 Feb 2026 15:19 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Sungai Mahakam, Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), akhirnya membuahkan hasil.
Setelah dilakukan penyisiran selama tiga hari, korban bernama Tuyiq (40), warga Kampung Sebelang, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa 24 Februari 2026.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu 22 Februari 2026, saat beraktivitas mencari ikan menggunakan perahu ketinting di aliran Sungai Mahakam. Informasi kehilangan tersebut segera ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian bersama unsur terkait dan masyarakat setempat.
Kapolsek Muara Pahu, IPDA Dwi Yulistyono, saat dikonfirmasi membenarkan penemuan tersebut serta menjelaskan kronologi awal kejadian berdasarkan keterangan saksi.
“Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat terlihat melompat dari perahu ketintingnya ke sungai dan melambaikan tangan meminta pertolongan, namun kemudian tenggelam dan tidak muncul kembali ke permukaan,” ujar IPDA Dwi Yulistyono.
Pada hari ketiga pencarian, sekitar pukul 07.35 WITA, warga yang turut melakukan penyisiran menemukan sesosok tubuh tersangkut di tepian sungai kawasan Teluk Lekot, Kampung Sebelang. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
“Mendapatkan laporan itu, kami bersama Sat Polairud langsung menuju lokasi untuk memastikan identitas korban serta melakukan pengamanan tempat kejadian perkara dan membantu proses evakuasi,” katanya.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban dipastikan merupakan nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang. Jasad kemudian dievakuasi ke pelabuhan Kampung Sebelang untuk dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis dari fasilitas kesehatan Kecamatan Muara Pahu, didampingi Unit Reskrim Polsek Muara Pahu.
“Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak keluarga, kejadian ini diterima sebagai musibah. Keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi dan tidak menghendaki proses hukum lebih lanjut,” ucap IPDA Dwi Yulistyono.
Kapolsek menambahkan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban tenggelam saat beraktivitas di sungai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....