Warga Pertanyakan Kejelasan Perbaikan Jalan Nasional di Kubar

  • 12 Feb 2026 08:32 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Perbaikan jalan nasional yang melintas di Kecamatan Muara Lawa, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), mendapat sorotan dari masyarakat di wilayah tersebut.

Camat Muara Lawa, Edy Murhamdi, menilai pekerjaan yang dilakukan hingga kini belum jelas pelaksananya dan terkesan belum dilakukan secara menyeluruh.

Edy mengatakan, sejak awal tahun memang terlihat adanya aktivitas perbaikan jalan nasional di wilayah Muara Lawa. Namun, masyarakat mempertanyakan siapa pihak yang sebenarnya mengerjakan perbaikan tersebut.

“Siapa sebenarnya yang mengerjakan perbaikan jalan ini. Apakah dari BBPJN melalui kontraktor pemenang tender, atau perusahaan yang beroperasi di Kubar, itu pertanyaan masyarakat,” kata Edy Murhamdi, Rabu 11 Februari 2026.

Ia menjelaskan, sebelumnya Pemerintah Kabupaten Kubar, juga telah melakukan pertemuan dengan sejumlah perusahaan. Setelah pertemuan tersebut, muncul aktivitas perbaikan jalan, sehingga menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat mengenai mekanisme pekerjaan yang dilakukan.

Kondisi Jalan Nasional yang Telah di Perbaiki, Kembali Berlubang di Depan Kantor Kecamatan Muara Lawa. (foto.RRI/MCJ)

Menurut Edy, perbaikan jalan yang terlihat saat ini hanya sebatas pemerataan permukaan jalan dan belum diikuti dengan pekerjaan lanjutan yang bersifat permanen, seperti pengaspalan atau pembangunan rigid beton.

"Kalau memang dari BBPJN atau pemenang tander yang mengerjakan jalan ini, kenapa terkesan hanya sampai pemerataan saja? Kok tidak dilanjutkan?. Kalau hanya perataan saja, apalagi jalan ini sering dilintasi kendaraan berat, pasti akan kembali rusak," ujarnya.

Edy juga menyinggung informasi yang beredar di masyarakat bahwa proyek perbaikan jalan nasional dari Simpang Kalteng di Kecamatan Muara Lawa hingga Tugu Jam Thomas-Didik di Kecamatan Melak disebut telah memiliki pemenang tender.

"Ini sudah bulan Februari. Memang kondisinya bisa kita bilang cukup bagus dari sebelimnya, tapi kalau ini dibiarkan terus menerus seperti ini, pasti kembali lagi rusak seperti yang lalu-lalu," ucap Edy Murhamdi.

Ia berharap instansi berwenang dapat memberikan kejelasan kepada masyarakat sekaligus memastikan perbaikan jalan nasional tersebut dikerjakan secara menyeluruh, sesuai standar teknis, dan tepat waktu, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Page break

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....