Kenalan dengan Lele Limbat, Ikan Rawa Khas Kutai Barat

  • 20 Jan 2026 20:26 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Di wilayah Kutai Barat, Kalimantan Timur, ikan lele rawa yang dikenal masyarakat setempat sebagai lele limbat dapat dengan mudah dijumpai di rawa-rawa, sungai, dan danau. Ikan air tawar ini memiliki nilai ekologis sekaligus ekonomis bagi masyarakat. Dilansir dari berbagai sumber, secara ilmiah, lele limbat dikenal dengan nama Clarias nieuhofii.

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan: Animalia

Filum: Chordata

Kelas: Actinopterygii

Ordo: Siluriformes

Famili: Clariidae

Genus: Clarias

Spesies: Clarias nieuhofii

Nama Lokal

Lele rawa memiliki beragam sebutan di berbagai daerah. Di Kampar, Riau, ikan ini dikenal sebagai limbek, di Jambi disebut lembat, di Jakarta dikenal sebagai lindi, di Kalimantan Barat disebut kelik, sementara di Kalimantan Selatan dikenal dengan nama kaleh.

Ciri-ciri Fisik

Lele limbat memiliki tubuh panjang dan gilig menyerupai sidat, dengan panjang tubuh sekitar 8–9⅓ kali tinggi badannya dan panjang total dapat mencapai 490 milimeter. Sirip punggung dan sirip dubur memanjang serta menyatu dengan sirip ekor pada bagian pangkal.

Warna tubuh umumnya abu-abu hingga kekuningan, dengan bagian punggung lebih gelap dan bagian perut berwarna putih. Pada punggung terdapat sekitar 13–20 deret bintik putih yang tersusun vertikal, serta dua deret bintik serupa secara horizontal di bagian bawahnya. Patil pada sirip dada relatif lemah, dengan panjang sekitar dua pertiga sirip dada.

Habitat dan Perilaku

Ikan lele limbat umumnya hidup di rawa-rawa yang banyak ditumbuhi tanaman air, sumur-sumur tua di area persawahan atau hutan yang tidak lagi digunakan, serta sungai dengan arus lambat. Ikan ini memiliki alat pernapasan tambahan yang memungkinkannya bertahan hidup di luar air dalam waktu tertentu.

Kandungan Gizi

Dari sisi gizi, lele limbat mengandung protein, lemak, kalsium, selenium, fosfor, natrium, dan kalium. Selain itu, ikan ini juga kaya vitamin A, B1, dan B12 yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk membantu mencegah aterosklerosis.

Pengolahan Kuliner

Daging lele rawa dikenal lezat dan dapat diolah menjadi berbagai hidangan, seperti digoreng, dimasak gulai, atau kuah asam pedas. Di wilayah Sumatera, limbat juga kerap diolah menjadi ikan asap yang menjadi bahan utama dalam masakan Gulai Daun Ubi Tumbuk.

(Edy)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....