Fakta Ilmiah Cabai Rawit Paling Pedas

  • 20 Jan 2026 07:50 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Cabai menjadi salah satu bumbu dapur yang paling umum digunakan dalam masakan Indonesia. Beberapa jenis cabai yang sering digunakan masyarakat antara lain cabai keriting, cabai besar hijau, dan cabai rawit.

Meski sama-sama memberikan rasa pedas, tingkat kepedasan tiap jenis cabai tersebut berbeda. Cabai besar hijau dan cabai keriting umumnya memiliki rasa pedas yang lebih ringan dibandingkan cabai rawit.

Perbedaan tingkat kepedasan cabai dipengaruhi oleh kandungan capsaicin, yaitu senyawa kimia yang menimbulkan sensasi pedas. Semakin tinggi kadar capsaicin dalam cabai, semakin kuat rasa pedas yang dihasilkan.

Cabai rawit dikenal memiliki kandungan capsaicin yang lebih tinggi dibandingkan cabai besar. Karena itu, cabai jenis ini kerap menjadi pilihan bagi pencinta rasa pedas.

Tingkat kepedasan cabai dapat diukur menggunakan Skala Scoville atau Scoville Heat Units (SHU). Cabai rawit memiliki tingkat kepedasan sekitar 100.000 SHU, sedangkan cabai merah besar berada pada kisaran 30.000 hingga 50.000 SHU.

Selain capsaicin, cabai rawit juga mengandung dihidrokapsaisin yang lebih tinggi. Senyawa ini banyak terdapat pada bagian putih atau urat cabai serta bijinya, yang turut memperkuat rasa pedas.

Meski sering digunakan dalam masakan, konsumsi cabai sebaiknya tetap dilakukan secara wajar. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan lambung, terutama bagi penderita gangguan pencernaan seperti maag dan GERD.

(Edy)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....