Kepemimpinan Baru IPSI Kubar Targetkan Prestasi

  • 12 Okt 2025 19:43 WIB
  •  Sendawar

KBRN,Sendawar: Setelah resmi terpilih melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kutai Barat (Kubar), Doltianus menegaskan arah dan komitmennya dalam memimpin organisasi bela diri tersebut hingga tahun 2027. Ia menuturkan, fokus utama kepemimpinannya adalah meningkatkan prestasi generasi muda dan memperkuat sinergi antarperguruan silat di wilayah Kutai Barat.

“Yang pertama misi kita ke depan yaitu peningkatan prestasi anak-anak dan putra-putri Kutai Barat supaya menjadi yang terbaik dalam kegiatan di IPSI ini,” ujar Ketua IPSI Kutai Barat, Doltianus.

Menurutnya, pembinaan atlet sejak usia dini menjadi langkah strategis dalam mencetak pesilat tangguh yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional. Untuk itu, Doltianus menempatkan program kolaborasi antarperguruan sebagai prioritas utama di awal masa kepemimpinannya.

“Langkah prioritas pertama nanti kita akan membuat kolaborasi semua perguruan berkenaan dengan pertandingan atau event-event dari usia dini. Tujuannya untuk menggerakkan dan memotivasi anak-anak, khususnya di cabang olahraga bela diri,” katanya.

Selama ini, IPSI Kutai Barat telah aktif berpartisipasi dalam berbagai ajang, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur. Namun, Doltianus menargetkan agar prestasi ke depan bisa lebih gemilang melalui kerja sama lintas sektor.

“Kita berharap nanti peringkat IPSI Kutai Barat akan lebih baik dari yang terdahulu karena adanya sinergisitas antara semua perguruan dan kerja sama dengan pemerintah supaya mendapatkan hasil yang terbaik. Kita berharap minimal bisa berada di lima besar di tingkat provinsi,” ujarnya penuh optimisme.

Meski demikian, Doltianus juga mengakui masih ada sejumlah tantangan yang dihadapi IPSI Kutai Barat, terutama terkait keterbatasan fasilitas latihan. Hingga kini, organisasi tersebut belum memiliki padepokan resmi yang bisa digunakan sebagai pusat pelatihan dan pembinaan atlet secara rutin.

“Tantangan paling besar memang pada prasarana. Saat ini kami belum memiliki padepokan IPSI Kutai Barat. Harapan kami ke depan, kami berusaha mendapatkan padepokan sendiri sebagai tempat pembinaan atlet,” ucapnya.

Ia menambahkan, keberadaan padepokan menjadi tonggak penting untuk meningkatkan mutu latihan sekaligus memperkuat karakter dan disiplin para atlet. Karena itu, Doltianus berharap dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat agar cita-cita tersebut bisa terwujud.

Selain membangun infrastruktur pembinaan, Doltianus juga menekankan pentingnya mental juang dan semangat berlatih di kalangan pesilat muda Kutai Barat.

“Jangan ada kata-kata lelah berlatih. Terus berjuang untuk mendapatkan prestasi dan masa depan yang lebih baik,” Pungkasnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....