Konsorsium Ajak Siswa SMA Peduli Lingkungan dan Pangan

  • 03 Jun 2025 21:19 WIB
  •  Sendawar

Tahun ini, kegiatan Jambore Pemuda Peduli Pangan Lokal kembali digelar, dan menjadi momentum besar karena jangkauannya lebih luas dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Christine, pengawas dan pendamping program Konsorsium Sempekat Lestari, menjelaskan jambore tahun 2025 ini melibatkan lebih banyak peserta dan wilayah.

"Tahun ini jadi yang paling luas, kalau tahun-tahun sebelumnya maksimal 8 kecamatan, kali ini 16 kecamatan ikut serta," kata Christine, Selasa (3/6/2025).

Kegiatan ini, lanjutnya menyasar pelajar SMA sebagai peserta utama.

"Kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini. Harapannya, mereka tak hanya paham isu pangan lokal, tapi juga bisa menciptakan produk unggulan yang bernilai jual," jelasnya.

Christine juga menuturkan bahwa Konsorsium Sempekat Lestari sebenarnya baru terbentuk pada Agustus 2022. Namun, semangat kolaboratifnya lahir dari perjalanan panjang lima organisasi yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri.

Kelima lembaga tersebut merupakan penerima dana hibah HIDA, sebuah program bantuan dari Pemerintah Swedia yang difasilitasi oleh WWF Indonesia sejak 2018.

“Isu yang kami angkat dalam konsorsium ada tiga: pengembangan sumber daya alam dan komunitas lokal, penguatan masyarakat rumah adat, serta kepemudaan. Tahun depan akan ditambah dua lagi, yaitu perempuan dan pangan lokal,” ungkapnya.

Jambore pemuda menjadi salah satu bentuk nyata dari implementasi isu kepemudaan yang diangkat konsorsium. Selain mengangkat tema pangan lokal dan konservasi, kegiatan ini juga menjadi wadah belajar lintas generasi, lintas keilmuan, dan lintas komunitas.

Menurut Christine, saat ini Indonesia menghadapi tantangan serius di sektor pertanian. Makin sedikit generasi muda yang tertarik menekuni dunia pertanian dan pangan.

Padahal, ancaman nyata seperti krisis iklim, hilangnya pengetahuan tradisional, dan kerusakan sistem pangan lokal sudah mulai terasa dampaknya.

“Kita lihat banyak anak muda paham isu lingkungan, paham pentingnya menjaga alam. Tapi ketika bicara aksi nyata, mereka masih bingung harus mulai dari mana. Di sinilah jambore hadir, sebagai wadah untuk membumikan pemahaman itu lewat kegiatan yang konkret,” tegasnya.

Dengan kolaborasi lintas organisasi, dukungan pendanaan internasional, dan semangat gotong royong lokal, Konsorsium Sempekat Lestari berharap gerakan ini terus tumbuh. Tidak hanya sebagai acara tahunan, tapi sebagai ekosistem gerakan yang hidup dan menjawab tantangan masa depan secara kolektif.

Diketahui Konsorsium Sempekat Lestari akan menyelenggarakan Jambore Pemuda Peduli Pangan Lokal pada 24–27 Juli 2025 mendatang. Kegiatan ini akan dipusatkan di Kampung Melapeh, Kecamatan Linggang Bigung, Kutai Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....