Kenaikan Isa Almasih Dimaknai Sebagai Puncak Kebebasan Positif Bagi Umat

  • 29 Mei 2026 15:48 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Samarinda - Ketua Bamagnas Kota Samarinda, Pdt. Leonard Ayub Tfuakani, menyebut Hari Kenaikan Isa Almasih memiliki makna mendalam sebagai puncak dari keinginan manusia untuk memperoleh kebebasan atau kemerdekaan yang bersifat positif. Kebebasan tersebut tidak hanya dimaknai secara fisik, tetapi juga kebebasan dari berbagai belenggu dosa dan perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Menurut Leonard, peristiwa kenaikan Yesus Kristus ke surga menjadi simbol kemenangan atas berbagai keterbatasan manusia. Melalui peristiwa itu, umat Kristen diajak memahami bahwa kemerdekaan sejati harus diwujudkan dalam kehidupan yang bertanggung jawab dan sesuai dengan nilai-nilai iman.

Ia menjelaskan bahwa kebebasan yang diajarkan Kristus bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan kebebasan yang membawa manfaat bagi sesama. Oleh karena itu, umat Kristiani diharapkan mampu menghadirkan sikap dan tindakan yang mencerminkan kasih, kejujuran, serta kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat.

“Hari Kenaikan Isa Almasih dapat dimaknai sebagai puncak dari keinginan atas sebuah kebebasan atau kemerdekaan yang bersifat positif, yaitu kebebasan yang membawa manusia semakin dekat kepada nilai-nilai kebaikan,” kata Leonard, Jumat, 29 Mei 2026.

Lebih lanjut, ia mengajak umat Kristiani untuk menjadikan momentum tersebut sebagai sarana refleksi dalam membangun kehidupan yang lebih baik. Perubahan positif, menurutnya, harus dimulai dari diri sendiri sebelum diwujudkan dalam lingkungan yang lebih luas.

Leonard menekankan bahwa keluarga merupakan tempat pertama untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan. Dari lingkungan keluarga, sikap saling menghormati, hidup rukun, dan semangat melayani dapat tumbuh serta menjadi dasar dalam membangun hubungan sosial yang harmonis.

“Umat Kristiani diharapkan dapat menjadi teladan dan membawa dampak positif yang dimulai dari diri sendiri dan keluarga, kemudian diwujudkan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang apa pun,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....