Arus Balik Lebaran di Kutai Barat Meningkat, Penumpang Jalur Sungai Membludak

  • 23 Mar 2026 17:16 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Kutai Barat mulai meningkat sejak H+2. Lonjakan penumpang terlihat jelas terutama pada jalur transportasi sungai di pelabuhan Tering dan Melak, Senin 23 Maret 2026.

Para penumpang dari Kutai Barat maupun Samarinda kini banyak mengandalkan speedboat dan kapal sungai untuk kembali ke daerah tujuan. Kondisi ini membuat kepadatan penumpang meningkat signifikan.

Keterbatasan armada speedboat dan kapal menyebabkan penumpang harus berdesakan. Bahkan, dalam beberapa kasus, penumpang terpaksa berbagi ruang sempit demi bisa ikut dalam satu perjalanan.

“Biar mau ngejar ekeonomi tapi keselamatan yang utama, jangan sampai berdesak-desakan begini,” ujar Fransiska Eka dalam akun media sosialnya saat mengantar penumpang yang tengah menaiki speedboat dengan kondisi penuh sesak.

Sementara itu Kapolres Kutai Barat, AKBP Boney Wahyu Wicaksono, mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Kapolres meminta penumpang tidak memaksakan diri naik jika kapal sudah penuh. Ia juga menegaskan kepada nahkoda agar tidak mengangkut penumpang melebihi kapasitas.

Dalam arahannya kepada penumpang di Pelabuhan Melak, Kapolres mengingatkan pentingnya keselamatan selama perjalanan yang memakan waktu hingga 12 jam.

Ia meminta penumpang memastikan ketersediaan pelampung sebelum berangkat dan saling mengingatkan jika ada kekurangan. Selain itu, penumpang juga diminta menjaga kesehatan serta mengawasi barang bawaan selama perjalanan.

Kapolres juga menegaskan agar penumpang segera melapor kepada kapten kapal jika terjadi kondisi darurat. Ia memperkenalkan kapten kapal sebagai pihak yang bertanggung jawab selama perjalanan.

“Jika ada hal darurat selama perjalanan, segera sampaikan kepada kapten kapal,” ucapnya.

Di akhir imbauannya, Kapolres mendoakan seluruh penumpang selamat sampai tujuan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan aman dan nyaman.

Sementara itu, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Dinas Perhubungan telah menambah satu unit kapal serta satu unit bus DAMRI guna membantu kelancaran arus balik dan mengurai kepadatan penumpang di jalur transportasi sungai maupun darat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....