Damri dan Jalan Rusak Jadi Faktor Utama Sepinya Travel di Kubar

  • 18 Mar 2026 15:55 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Sepinya penumpang travel di Kutai Barat (Kubar), saat arus mudik Lebaran tidak terjadi tanpa sebab. Sejumlah faktor dinilai menjadi pemicu beralihnya masyarakat ke moda transportasi lain.

Sopir travel di Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Taufik, menyebut kehadiran bus DAMRI dengan jadwal keberangkatan yang pasti menjadi salah satu alasan utama masyarakat tidak lagi menggunakan jasa travel.

“Kebanyakan sekarang ikut Damri. Karena Damri itu ada jadwal pagi dan malam, baik dari Samarinda maupun dari Kutai Barat,” kata Taufik, Rabu 18 Maret 2026.

Selain itu lanjutnya, sebagian penumpang juga memilih menggunakan transportasi air sebagai alternatif perjalanan, terutama karena kondisi infrastruktur jalan yang dinilai kurang memadai.

“Ada juga yang lari ke kapal, karena jalan kan hancur,” ujarnya.

Menurut Taufik, kondisi jalan yang rusak membuat perjalanan darat menjadi kurang nyaman dan memakan waktu lebih lama, sehingga masyarakat mencari opsi lain yang dianggap lebih efisien.

Situasi ini berdampak langsung terhadap pendapatan para sopir travel yang kini harus bersaing dengan moda transportasi lain yang lebih diminati masyarakat.

Meski demikian, para sopir tetap bertahan dan berharap ada perhatian dari pemerintah terhadap kondisi jalan yang dinilai turut mempengaruhi sektor transportasi lokal.

“Kalau kondisi jalan bagus, mungkin penumpang juga bisa kembali lagi,” ucap Taufik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....