Sopir Travel di Kubar Keluhkan Sepinya Penumpang saat Arus Mudik Lebaran
- 18 Mar 2026 15:47 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Harapan peningkatan penumpang saat arus mudik Lebaran tahun ini belum dirasakan oleh para sopir travel di Kutai Barat (Kubar). Sepinya peminat jasa angkutan darat justru menjadi kenyataan pahit yang harus mereka hadapi.
Salah satunya dirasakan Taufik, sopir travel di Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, yang sudah beberapa hari menunggu penumpang tanpa kepastian.
“Tiga hari di sini, saya belum ada narik. Teman saya bahkan sudah tiga bulan belum ada turun ke Samarinda,” kata Taufik, Rabu 18 Maret 2026.
Kondisi ini sangat berbeda dibandingkan sebelum pandemi COVID-19. Saat itu, menurutnya, momentum Lebaran menjadi masa panen bagi para sopir travel dengan jumlah perjalanan yang cukup tinggi.
“Kalau dulu sebelum corona, bisa lima sampai enam kali pulang-pergi (PP). Sekarang dua kali PP saja sudah susah,” ujarnya.
Bahkan selama bulan puasa tahun ini, Taufik mengaku baru sekali melakukan perjalanan dengan penumpang yang terbatas. Hal itu membuat pendapatannya turun drastis.
“Saya saja selama puasa ini baru satu kali PP. Itu pun tidak penuh penumpangnya,” ucapnya.
Meski kondisi sepi, Taufik tetap bertahan di pangkalan, berharap ada penumpang yang datang. Ia mengaku tetap beroperasi meski penghasilan hanya cukup untuk menutup biaya bahan bakar.
“Kalau ada orang datang, kira-kira cukup untuk minyak ya tetap narik,” ujarnya.
Ia menambahkan, jika kondisi terus seperti ini, banyak sopir travel yang terancam kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari karena penghasilan yang tidak menentu. Terlebih, sebagian besar dari mereka menggantungkan hidup sepenuhnya dari sektor transportasi tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....