Perjalanan Saat Lebaran Momen Berharga Warga di Sungai Mahakam
- 05 Apr 2025 14:20 WIB
- Sendawar
KBRN,Sendawar : Arus balik Lebaran 1446 H mulai terasa di jalur perairan sungai Mahakam. Salah satu transportasi andalan warga Mahulu, Kapal Motor (KM), kembali ramai oleh para pemudik yang pulang dari Samarinda menuju kampung halaman di pedalaman Kalimantan Timur (Kaltim), tepatnya di Kecamatan Long Bagun Sabtu (5/4/2025).
Sejak Pagi, kapal kayu berukuran besar itu mulai dipadati penumpang. Lantai kapal yang dilapisi tikar perlak menjadi tempat beristirahat, duduk, hingga tidur selama perjalanan panjang berjam-jam menyusuri Sungai Mahakam.
Suasana terlihat akrab dan penuh kekeluargaan. Anak-anak bermain, ibu-ibu menidurkan anaknya di pangkuan, sementara sebagian lainnya memanfaatkan waktu untuk tidur melepas lelah.
“Saya dari Samarinda, mudik Lebaran sekarang mau ke Long bagun,” ujar Kerawing (38), salah satu penumpang yang bersama suami dan dua anaknya pulang ke kampung.
Transportadi Kapal motor menjadi salah satu transportasi vital yang menghubungkan wilayah hulu dan hilir di Kaltim, khususnya bagi warga Mahakam Ulu yang belum terjangkau jalan darat secara penuh.
Meski harus menempuh perjalanan lebih dari 2 hari, kapal ini tetap menjadi pilihan utama karena biaya lebih terjangkau dan dapat mengangkut banyak barang serta kendaraan kecil.
"H+5 Lebaran, saya dan keluarga memulai perjalanan balik ke Mahakam Ulu. Setelah seminggu penuh libur di Samarinda"Kata nya.
Arus balik diperkirakan akan terus terjadi hingga akhir pekan mendatang. Pemerintah daerah diharapkan terus mendukung fasilitas transportasi sungai, agar masyarakat Mahulu tetap memiliki akses mudik dan balik yang aman.
Setiap Berlibur, ia lebih memilih naik trasportasi kapal ketimbang jalur darat mengingat kondisi jalan tidak begitu bagus di musim hujan seperti sekarang.
Menurutnya Perjalanan ini butuh waktu lebih dari satu hari. Tapi sebagai pemudik, rasanya tak terlalu berat.
"Justru perjalanan seperti ini mengingatkan saya akan makna mudik yang sesungguhnya. Bukan soal cepat sampai, tapi soal kebersamaan, kesabaran, dan rasa pulang yang sesungguhnya" Pungkasnya.