Tuntaskan Stunting, Pemkot Semarang Luncurkan Keluarga Cemara
- 10 Sep 2025 18:42 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota(Pemkot_ Semarang dalam menangani persoalan stunting. Terbaru, Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng meluncurkan program Keluarga Khusus untuk Cegah Stunting dan Masalah Gizi Terintegrasi(Keluarga Cemara) di aula Puskesmas Kedungmundu, Rabu (10/9/2025).
“Keluarga Cemaramerupakan program kolaborasi dari berbagai macam stakeholder. Ada dari Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Arsip dan Perpustakaan, Dinas Pendidikan, Disdalduk, hingga DP3A,” ungkap Agustina.
Keluarga Cemara merupakan program inisiatif, promotif dan preventif yang berfokus pada peningkatan pengetahuan serta kesadaran masyarakat terhadap kesehatan gizi. Program ini menyasar tiga kelompok utama, yaitu remaja, ibu hamil, dan ibu yang memiliki balita.
“Untuk menyelesaikan masalah stunting di Kota Semarang, kami sadar tidak bisa sendiri, harus bekerja sama. Tidak hanya oleh pemerintah kota, tetapi juga seluruh masyarakat dan juga ada pihak ketiga (swasta),” ujarnya.
Berbagai kegiatan menarik dan interaktif dirancang dalam program ini, seperti Kelas Edukasi Interaktif, Pemeriksaan Kesehatan, Pemberian Suplemen Gizi, hingga Kegiatan Kreatif dan Edukatif. Melalui pendekatan yang holistik dan menyenangkan, Keluarga Cemara diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dan mengubah perilaku menjadi lebih sehat secara berkelanjutan.
“Tidak hanya soal kesehatan, soal pendidikan, tetapi juga ada soal sanitasi yang berkaitan dengan infrastruktur. Ini juga harus diselesaikan, sama-sama, bareng-bareng, gotong royong menuju zero stunting,” ucap Agustina.
Sementara itu, menurut data yang dirilis Dinas Kesehatan Kota Semarang, total balita stunting per Agustus 2025 berjumlah 2.112 orang. Jumlah ini berkisar 2,77% dari total keseluruhan balita se-Kota Semarang.
“Mudah-mudahan sedikit demi sedikit angkanya akan turun. Yang berpotensi stunting, jangan sampai masuk ke angka stunting, itu juga kita jaga,” ujarnya.