Jadi Korban Tawuran, Seorang Pelajar di Pati Tewas
- 12 Mar 2026 12:39 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Pati- Peristiwa penganiayaan terjadi di Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Kamis dini hari, dan menewaskan seorang pelajar. Insiden bermula dari pertemuan dua kelompok pemuda saat kegiatan tongtek yang berujung tawuran dan kekerasan bersenjata tajam.
Kapolsek Kayen, AKP Parsa mengatakan, polisi menerima laporan warga berinisial LR pada Kamis, 11 Maret 2026, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Petugas piket Unit Reskrim kemudian langsung menuju lokasi kejadian serta mendatangi korban di RSUD Kayen untuk penanganan awal.
“Setelah menerima laporan, anggota piket langsung menuju lokasi dan mendatangi korban di rumah sakit,” jelas AKP Parsa. Polisi juga segera mengumpulkan keterangan awal dari saksi untuk mengetahui kronologi kejadian serta identitas para pelaku.
Berdasarkan keterangan saksi, korban berinisial FD, berusia 18 tahun berangkat bersama sekitar lima belas teman mengikuti kegiatan tongtek. Rombongan tersebut berangkat dari wilayah Talun Lor sebelum bertemu kelompok pemuda lain di sekitar Masjid Al-Rodhotul Muttaqin.
Pertemuan dua kelompok pemuda tersebut memicu ketegangan ketika salah satu anggota kelompok memancing keributan di lokasi. “Korban mendekati kelompok itu sendirian lalu diduga langsung ditendang hingga terjatuh dan dikeroyok bersama-sama,” ujar AKP Parsa.
Korban mengalami luka bacok pada bagian dada, ketiak tangan kanan, serta telapak tangan kiri akibat senjata tajam. Rekan korban kemudian membawa FD menuju RSUD Kayen menggunakan sepeda motor untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Sekitar pukul 02.40 WIB pihak rumah sakit menyatakan korban meninggal dunia setelah sebelumnya mendapat penanganan medis darurat. Polisi kini terus melakukan penyelidikan serta memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut.(APB)