Saat Prajurit TNI Menjadi Guru, Ramadan Pun Kian Bermakna
- 26 Feb 2026 06:28 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Suasana Ramadan terasa hangat di TPQ Al Mustawi, Desa Somagede, Kabupaten Kebumen. Di antara suara anak-anak yang belajar mengaji, seorang prajurit berseragam loreng duduk bersila bersama para santri kecil.
Ia adalah Serda Khairul M, anggota Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0709/Kebumen. Di tengah padatnya tugas pembangunan desa, ia menyempatkan diri membantu ustad mengajar mengaji.
Dengan sabar, ia membimbing anak-anak melafalkan alif, ba, ta satu per satu. Senyum hangatnya membuat suasana belajar semakin akrab dan menyenangkan.
Kehadiran prajurit di ruang belajar itu menjadi pemandangan yang menghangatkan. Terlebih, kegiatan tersebut berlangsung di bulan suci Ramadan, saat semangat ibadah semakin terasa.
Bagi para santri, belajar mengaji bersama anggota TNI menjadi pengalaman berharga. Kehadiran aparat keamanan memotivasi mereka untuk lebih giat mendalami ilmu agama.
Komandan Kodim 0709/Kebumen, Eko Majlistyawan Prihantono, S.H., M.I.P., mengapresiasi kepedulian anggotanya. Ia menegaskan pengabdian prajurit tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pembinaan mental spiritual masyarakat.
“Kehadiran prajurit harus memberi manfaat luas. Apa yang dilakukan Serda Khairul M adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, terlebih dalam menyiapkan generasi Qur’ani menyambut Ramadhan,” ungkapnya, Rabu, 25 Februari 2026.
Melalui sentuhan sederhana itu, Satgas TMMD menunjukkan pengabdian yang menyentuh sisi kemanusiaan. Di ruang kecil TPQ tersebut, cahaya Ramadan terasa menyatu dengan semangat membangun generasi penerus bangsa.