Bersama BRI, UMKM Indonesia Makin Maju
- 25 Nov 2025 16:16 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Di sebuah dapur sederhana di kawasan Semarang, aroma masakan rumahan menguar dari panci besar yang terus mengepul. Di ruang yang selalu sibuk itulah, Mardalena, pemilik Sheila Catering, menjalankan usahanya setiap hari.
Usaha kecil yang ia bangun perlahan tumbuh. Hal itu seiring peluang permodalan yang semakin mudah dijangkau pelaku usaha mikrom melalui Kredit Usaha Rakyat(KUR) dari BRI.
Kredit Usaha Rakyat menjadi salah satu pilar penting BRI dalam mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan UMKM. Skema bunga rendah serta proses yang lebih sederhana membuat pelaku usaha kecil lebih percaya diri memperluas kapasitas usahanya.
Hal itu pula yang dirasakan Mardalena. Ia menyebut layanan yang diterimanya membuat pengembangan usaha berjalan jauh lebih cepat.
Dengan tambahan modal, ia mampu memperbanyak variasi menu dan meningkatkan kualitas produksi. “Saya sangat terbantu sekali karena prosesnya tidak berbelit-belit,” katanya.
“Setelah menerima layanan ini, usaha saya semakin maju dan berkembang, isi produk saya makin bermacam-macam. Saya juga sangat terbantu dengan pelayanan BRI karena semua transaksi pakai M-banking jadi lebih efisien, tidak perlu ke kantor cabang, dari rumah saja sudah bisa mengakses semua,” jelasnya.
Kemudahan transaksi digital seperti BRImo dan Mobile Banking juga menjadi pilar penting transformasi layanan BRI. Bagi pelaku usaha mikro, inovasi ini bukan sekadar teknologi, tetapi bagian dari efisiensi yang membuat mereka bisa fokus pada produksi dan pemasaran.
Sementara, Ketua Komunitas Rakyat Semarang Kuliner(Rangkul), Suyatno menyebutkan, dukungan BRI melalui skema permodalan sangat membantu para pelaku usaha yang selama ini terhambat modal. Salah satunya seperti yang dirasakan oleh anggota komunitasnya, Mardalena.
“Di Komunitas Rangkul ada beberapa penerima layanan dan sudah ada MoU juga dengan kami, seperti permodalan anggota atau modal usaha. Dengan permodalan ini UMKM bisa mengembangkan usaha, apalagi KUR bunganya rendah dibanding kredit reguler, itu sangat membantu,” jelasnya.
Kisah di Komunitas Rangkul menunjukkan bagaimana layanan inklusif, pemberdayaan UMKM, inovasi digital, hingga kualitas layanan yang prima saling terhubung membentuk ekosistem yang lebih kuat. Semua bergerak dalam satu semangat: membuka akses seluas-luasnya bagi rakyat untuk berkembang.
Dalam langkah kecil para pelaku usaha mikro itulah, wajah kemandirian ekonomi tumbuh. Bersama UMKM, bersama rakyat, Indonesia terus melangkah maju.(im)