PKL Kerap Tergusur, Jadi Bahan Disertasi Anggota DPRD Pati
- 08 Mar 2026 15:23 WIB
- Semarang
Video
RRI.CO.ID, Pati- Pedagang kaki lima di berbagai daerah kerap menghadapi relokasi dan penertiban aparat sehingga keberlangsungan usaha mereka sering terancam. Kondisi tersebut membuat banyak pedagang kehilangan pelanggan lama dan harus memulai kembali usaha dari lokasi berbeda.
Seorang pedagang kaki lima, Beni Arif Nugroho, mengaku sebagian pedagang memilih berjualan keliling setelah tempat usaha sebelumnya tidak lagi ramai. Ia menilai sejumlah lokasi usaha pedagang kini terbengkalai sehingga aktivitas perdagangan rakyat perlahan mengalami penurunan.
Fenomena tersebut menarik perhatian anggota DPRD Pati, Joni Kurnianto, yang menelitinya dalam sebuah disertasi tentang regulasi pedagang kaki lima. Penelitian tersebut menyoroti pentingnya kebijakan pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan usaha kecil sekaligus menguatkan ekonomi lokal.
Joni menilai penataan pedagang tidak boleh hanya berfokus pada relokasi atau penertiban tanpa pembinaan berkelanjutan. Ia menegaskan pedagang kaki lima perlu diperlakukan sebagai bagian penting penggerak ekonomi masyarakat.(APB)