Bone Dinilai Berpotensi Jadi Sentra Jagung

  • 22 Jun 2024 07:55 WIB
  •  Bone

KBRN, Bone : Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bone, Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa Kabupaten Bone merupakan salah satu daerah produksi jagung terbesar di Indonesia. Hal itu diungkapkan saat menghadiri MKD Expo Big Farmer Meeting Neocron yang berlangsung di Lapangan Desa Cumpiga, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Jumat, 21/6/ 2024.

Oleh karena itu, Andi Asman berharap agar para petani untuk fokus meningkatkan produksi jagung. "Kabupaten Bone adalah salah satu daerah produksi jagung terbesar di Indonesia. Jadi, kita harus fokus meningkatkan produksi," ujarnya.

Dikatakan untuk menunjang hal itu pihaknya mengatakan bahwa kebutuhan bibit, pupuk, hingga alat pertanian lainnya telah diperjuangkan oleh Menteri Pertanian, A. Amran Sulaiman. "Bibit jagung untuk 30 ribu hektar, bibit padi untuk 30 ribu hektar kegiatan penanaman reguler, serta penambahan alokasi pupuk bersubsidi sudah dipikirkan oleh Bapak Menteri Pertanian. Jadi kita fokus bekerja saja, pelihara tanaman kita, persoalan lainnya sudah dipikirkan," jelasnya.

Adapun salah satu persoalan yang dihadapi petani jagung di Kabupaten Bone yakni harga yang jatuh atau turun ketika masa panen raya. Menanggapi hal ini, Andi Asman Sulaiman menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah berupaya mengatasi masalah tersebut dengan menghentikan impor jagung.

Ia juga menambahkan bahwa solusi jangka panjang yang harus ditempuh adalah mendirikan industri pengolahan jagung di Kabupaten Bone. "Kita perlu mendirikan pabrik pakan dan pengering di Kabupaten Bone. Karena daerah ini memang memiliki basis pertanian yang kuat," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....