Sambut Positif Investasi Inpex, Pemda Jangan Kesampingkan Hak Masyarakat
- 21 Sep 2026 15:25 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Saumlaki - Ketua Komite II DPD RI Dr. Badikenita Br. Sitepu, S.E. S.H. M.Si kamis 17 september 2026, saat berkunjung di kabupaten kepulauan tanimbar, dan meminta Pemda tidak mengesampingkan Hak Masyarakat. pernyataan ini dalam rangka membicarakan RUU Migas yang akan segera dibahas dan segera direvisi, terkait dengan oprasional, pengelolaan termasuk hak-hak masyarakat adat.
Respon Pemerintah Daerah terhadap rencana investasi Blok Masela oleh INPEX sangat positif. Hal tersebut disampaikan Ketua Komite II DPD RI usai pertemuan dan peninjauan lapangan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Menurutnya, Pemda menyambut baik investasi tersebut, namun berharap agar investasi tidak menyampingkan hak-hak masyarakat, terutama terkait tanah adat atau tanah ulayat.
"Kalau kita melihat respon dari daerah tadi sangat positif ya menyambut, cuman memang berharap bahwa pekerjaan ini nanti atau investasi ini tidak mengesampingkan hak-hak masyarakat terutama mungkin ada tanah adat atau tanah wilayah," ujarnya.
Ia menjelaskan kebutuhan lahan untuk produksi dan penyulingan nantinya sudah ditentukan areanya. Pemilihan daerah ini juga dilihat dari kepadatan kendaraan yang lewat dan kepadatan penduduk.
Pihaknya juga telah meninjau ke daerah nelayan untuk melihat kawasan tersebut sudah menjadi pos atau kawasan industri, dapat direlokasi atau alternatif lain untuk tetap menjaga hak dan kepentingan Masyarakat Lokal.
Pemerintah daerah juga berharap adanya antisipasi dan persiapan supporting system, terutama untuk tenaga kerja lokal.
"Kita tunggu saja. Tadi kalau menurut Bapak dari INPEX di awal 2027 ya mudah-mudahan FID nya itu sudah bisa diselesaikan," jelasnya.
Besaran investasi, arah kebutuhan, tenaga kerja, hingga partisipasi masyarakat dan pemerintah daerah nantinya akan lebih jelas setelah FEED.
Ia mencontohkan seperti di Papua terkait Freeport. Sebelum terjadi pengambilalihan saham, kini Freeport telah menjadi bagian dari MIND ID. Dimana komposisi saham berbeda-beda, seperti PT Vale 38 persen, Freeport 51 persen, dan Inalum 100 persen.
Untuk investasi INPEX, model kerjasama atau bagi hasil belum diketahui, namun setelah Shell hengkang kini ada Malaysia dan INPEX, dan Indonesia juga telah memiliki saham.
"Saya pikir pemerintah daerah akan sangat diberikan juga nanti. Namun harapannya jangan menunggu dari bagi hasil saja. Tapi bagaimana ekonomi di daerah sini bertumbuh juga," ungkapnya.
Ia mencontohkan daerah Caltex di Pekanbaru yang bertumbuh pesat karena investasi, hingga membangun kota baru dan ekonomi tumbuh karena sawit dan migas.
"Kita berharap juga begini, anak-anak muda SDM yang sudah mungkin para diaspora akan tertarik untuk kembali karena penghasilan di sini bisa mencukupi kebutuhan hidupnya," tambahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....