Haornas ke-43, Wabup Tanimbar: Olahraga Adalah Investasi Bangsa, Bukan Biaya

  • 16 Sep 2026 12:46 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki - Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Tanimbar menjadi momentum penting untuk memperkuat gerakan hidup sehat di tengah masyarakat. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati, Jalan Ir. Soekarno, Kecamatan Tanimbar Selatan, Jumat (11/9/2026), diwarnai pembacaan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI oleh Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak.

‎Mengusung tema nasional Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar, Menpora RI menekankan bahwa olahraga bukan lagi sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan investasi strategis bagi masa depan bangsa. Olahraga adalah investasi bangsa, bukan biaya.

"Melalui olahraga, kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh; membentuk karakter yang disiplin, tangguh, sportif, dan memiliki daya juang. Ini sekaligus investasi kesehatan agar masyarakat semakin bugar, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik, "katanya.

‎Dalam amanat tersebut, Menpora memaparkan lima arah utama yang harus menjadi fokus pengembangan olahraga nasional pada 2026 yakni Pembangunan SDM dan Kesehatan. Olahraga dijadikan pilar utama pencegahan penyakit. Pemerintah tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada pembentukan masyarakat yang aktif dan bugar.

Peran Pemda sebagai Motor Penggerak, dimana Pemerintah daerah diminta menjamin ketersediaan ruang publik, fasilitas olahraga, serta jalur bagi pejalan kaki dan pesepeda yang ramah, aman, dan inklusif. Pembiasaan dalam Kehidupan Sehari-hari, Pembudayaan olahraga diintegrasikan ke lingkungan sekolah, tempat kerja, desa, hingga keluarga. Kegiatan seperti Car Free Day diimbau agar dimaksimalkan sebagai ruang penggerak budaya aktif.

Disamping itu Pengukuran Berbasis Indikator dan Data. Keberhasilan program tidak lagi hanya diukur dari banyaknya gelaran acara, melainkan dari peningkatan data partisipasi dan kebugaran masyarakat secara berkala. Prinsip Inklusif dan Berkeadilan. Kesempatan berolahraga harus terbuka luas bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi termasuk anak-anak, perempuan, lansia, hingga penyandang disabilitas.

‎Lebih lanjut, Menpora juga mengingatkan pentingnya membangun ekosistem yang terintegrasi antara budaya olahraga, olahraga prestasi, dan industri olahraga. Menurutnya, atlet berprestasi dunia tidak lahir secara instan, melainkan dari budaya masyarakat yang gemar berolahraga.

"Tidak perlu menunggu, tidak perlu mahal, dan tidak perlu rumit. Mulailah bergerak dari sekarang baik berjalan, berlari, bersepeda, maupun senam bersama. Indonesia yang bugar tidak dibangun oleh satu kementerian saja, melainkan oleh seluruh komponen bangsa, "ujarnya.

‎Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar merangkaikan peringatan Haornas ke-43 dengan kegiatan jalan santai, senam sehat bersama, hingga penampilan atraksi seni bela diri. Rangkaian acara ini diharapkan menjadi pijakan awal dalam mencetak generasi muda Bumi Duan Lolat yang sehat, berkarakter, dan berprestasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....