Kenaikan Pertamax Bisa Picu Kepercayaan Publik

  • 07 Agt 2026 16:29 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki - Lonjakan harga Pertamax yang mencapai hampir Rp 4.000 per liter akan mengurangi pilihan masyarakat yang selama ini menjadikan Pertamax sebagai alternatif ketika sulit mendapatkan Pertalite.

Selama ini Pertamax masih dianggap sebagai BBM nonsubsidi yang relatif terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan menengah hingga menengah ke bawah.

Namun kenaikan harga yang terjadi secara signifikan membuat masyarakat kehilangan alternatif tersebut dengan demikian masyarakat terbebani dengan kebutuhan pokok yang sangat sulit.

Kenaikan harga Pertamax secara nasional menjadi Rp16.250 per liter meningkatkan biaya operasional sektor usaha dan UMKM di Saumlaki akibat lonjakan biaya distribusi barang.

Dampak utama terhadap pelaku usaha lokal meliputi Pembengkakan Biaya Logistik yakni biaya Transportasi suplai barang ke Saumlaki makin mahal.

Penurunan Margin Keuntungan Pelaku usaha kesulitan menaikkan harga jual di tengah melemahnya daya beli masyarakat yang memperngaruhi ketergantungan konsumen terhadap produk yang dominan diminati masyarakat di Kota saumlaki.

Migrasi Konsumen berpengaruh pada banyaknya pengguna beralih ke Pertalite, memicu kelangkaan BBM subsidi di tingkat eceran daerah. Pertamina diminta selektif melakukan pengawasan distribusi untuk menghindari potensi indikasi Penimbunan BBM di level pengecer hingga distributor dan agen.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....