Kenali Modus Penipuan IMEI dan 'Money Laundry' ala Penipu

  • 11 Mei 2026 20:27 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Tual - Selain penipuan barang lelang, masyarakat juga diingatkan untuk tidak tergiur dengan jasa unlock IMEI ilegal. Pemeriksa Bea Cukai Ahli Pertama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Tual, Daniel Sonatha Sinaga, menyatakan bahwa pendaftaran IMEI yang resmi bagi perangkat dari luar negeri hanya bisa dilakukan di kantor Bea Cukai, terutama saat kedatangan di bandara.

"Hati-hati dengan jasa unlock IMEI di medsos. Pendaftaran resmi itu cepat, hanya 5-10 menit dengan membawa paspor dan perangkat. Jika nilai perangkat di bawah 500 USD, pendaftarannya bahkan gratis," jelas Daniel. Ia menekankan bahwa semua pembayaran resmi pajak menggunakan kode billing ke kas negara, bukan rekening pribadi.

Selain IMEI, Daniel juga mengungkap modus penipuan berkedok Money Laundry. Pelaku biasanya berkenalan lewat media sosial (seperti OmeTV), mengaku berada di luar negeri, dan berjanji akan mengirimkan paket uang tunai dalam jumlah besar kepada korban.

Pelaku kemudian berdalih bahwa paket tersebut ditahan Bea Cukai dan meminta korban mentransfer uang untuk pengurusannya. "Ingat, Bea Cukai tidak pernah meminta transfer ke rekening pribadi. Jika ada permintaan uang ke rekening atas nama perorangan, bisa dipastikan itu adalah penipuan," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....