Pedagang Asongan Tual Keluhkan Pembatasan Berjualan Atas Kapal

  • 19 Jan 2026 15:19 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Tual – Sejumlah pedagang asongan yang beroperasi di Pelabuhan Yos Sudarso Tual melayangkan keluhan terkait kebijakan pembatasan aktivitas berjualan di atas kapal. Mereka mengaku terkadang dilarang naik ke atas kapal dengan alasan adanya kunjungan tamu daerah atau tamu VIP, meskipun para pedagang telah mematuhi aturan dengan mengenakan kostum resmi pedagang asongan.

Salah sata pedagang asongan Rabihat Marwan menyatakan bahwa kebijakan ini sangat berdampak pada pendapatan harian mereka.

"Kami ini mencari nafkah yang halal dan kami sudah mengikuti aturan dengan memakai kostum seragam. Namun, seringkali saat ada tamu, kami dilarang naik. Padahal momen kapal sandar adalah kesempatan utama kami untuk berjualan," ungkap Wanita asal banda eli ini, Senin (19/1/2026).

Pedagang asongan lainnya Rawiya Madilis berharap pihak otoritas pelabuhan maupun pemerintah daerah dapat memberikan keadilan. Mereka meminta agar kehadiran tamu tidak menjadi penghalang bagi rakyat kecil untuk mencari rezeki, apalagi mereka sudah terorganisir dengan atribut yang rapi.

Masyarakat pedagang asongan menuntut adanya regulasi yang lebih fleksibel sehingga mereka tetap bisa berjualan tanpa mengganggu protokoler penyambutan tamu. Kelancaran aktivitas ekonomi di pelabuhan diharapkan tetap berjalan beriringan dengan kegiatan seremonial daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....