Budaya Tradisi Tanimbar Nampak Melalui Ukiran Dari Desa Tumbur

  • 24 Sep 2025 15:20 WIB
  •  Saumlaki

KBRN, Saumlaki : Kabupaten Kepulauantanimbar, yang selama ini di kenal dengan kabupaten duan lolat, memilik adat istiadat yang di dalamnya mengandung budaya tradisi yang ditinggalkan oleh para leluhur sampai saat ini masih terus di kembangkan, baik tarian adat, tenunan ikat, bahkan ukiran patung kayu dan belang yang hanya ada di desa tumbur, yang menampilkan budaya tradisi tanimbar, Jumat (25/9/2025).

Matias Sainyakit salah satu pengukir patung kayu dan belang asal desa tumbur kecamatan wertamrian mengatakan bahwa, proses pekerjaan ukiran patung kayu dan belang ini, terbuat dari kayu eboni atau kayu arang, yang didapatkan di hutan Yamdena, untuk mengukir sebuah perahu yang di dalmnya terdapat patung manusia dan para penari adat tanimbar.

Ukiran perahu belang dan juga patung kayu, itu buat dalam dalam berbagai motif, yang mengambarkan budaya tradisi tanimbar, baik itu tarian adat, peperangan antar desa di jaman dahulu, tarian cakalele serta budaya tanimbar lainya.

"Semua Ukiran yang tertuang dalam nilai seni ini , semuanya sesuai dengan budaya tradisi tanimbar dan bukan motif dari daerah lain", ucap Sainyakit.

Menurutnya, awal pekerjaan ukiran patung kayu dan ukiran belang perahu layar desa tumbur, itu dimulai sejak tahun70-an itu generasi pertama, sampai ke tahun 2025 merupakan generasi keempat yang adalah dirinya sendiri bersama dengan para pengukir lainya, yang terus menerus mewariskan peninggalan para leluhur.

"Ukiran patung tumbur bukan hanya pekerjaan yang biasa dan sebagai hiasan semata, tetapi mempunyai arti dan makna yang tersendir,mengakibatkan ketertarikan dari para turis dari mancanegara,yang datang untuk melihat secara langsung di desa", ujar Sainyakit.

Dengan demikian, kabupaten kepulauan tanimbar, saat ini bisa di kenal di dalam negeri termasuk di manca negara, itu dari hasil ukiran patung tumbur,contonya puluan mancar negara dari darwin, hari ini rabu 23 september 2025 berkunjung di kabupaten kepuluan tanimbar, termasuk desa tumbur kecamatan wertamrian, sekaligus membeli hasil ukiran patung kayu dan ukiran belang, ciri has budaya adat tanimbar, ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....