Nelayan Tanimbar Diimbau Hindari Illegal Fishing diPerairan Australia.

  • 05 Jun 2025 15:10 WIB
  •  Saumlaki

KBRN, Saumlaki : ‎Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar bersama Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) dan Australian Fisheries Management Authority (AFMA) menggelar Sosialisasi Public Information Campaign di Café NAF Pasar Kenangan, Kota Saumlaki.

Acara ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pengawasan laut dan pencegahan illegal fishing, khususnya oleh nelayan yang beraktivitas di perairan Australia.

‎‎Penjabat Sekda Kepulauan Tanimbar Brampi Moriolkossu dalam sambutannya menegaskan bahwa, aktivitas pencurian teripang dan ikan di wilayah perairan Australia adalah tindakan ilegal yang tidak akan ditoleransi, dan akan ditindak tegas sesuai ketentuan.

Menurut Moriolkossu, Pemerintah Daerah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan PIC AFMA KKP, untuk memberikan kesdaran kepada nelayan di tanimbar agar tidak mencuri komoditi tanimbar, tidak mencuri komoditi perikanan di tempat lain atau di perbatasan Negara Australia dan juga Negara Timur-Timur

Pemerintah Kabupaten Kepulauan tanimbar,dengan kondisi tersebut,tidak akan memberikan dukungan apapun kepada pelaku usaha, untuk menyadarkan pengusaha,agar tidak memberikan modal kepada nelayan lokal,yang mengarahkan nelayan melakukan kegiatan ilegal di laut, dalam hal ini, di wilayah perairan Australia, katanya.

"Pemerintah Daerah dalam waktu dekat, akan mendata seluruh nelayan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, melalui Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Tnimbar, termasuk juga akan di bentuk satgas Pengawas perikanan atau Pencurian Hasil Perikanan untuk memantau secara ketat aktivitas nelayan di wilayah perbatasan, dengan melibatkan semua sthekolder di Tanimbar", tegas Moriolkossu.

Setelah pembentukan satgas pengawasan perikanan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar,sehingga pencurian hasil perikanan dan transaksi penjualan secara ilegal bisa di cegah, bebernya.

Hadir dalam kegiatan ini berbagai tokoh penting, di antaranya PLT Sekda KKT Brampi Moriolkosu, Kepala Dinas Perikanan KKT Ir. Alowisius Batkormbawa, serta perwakilan dari AFMA dan Kedutaan Besar Australia. Kegiatan ini juga diikuti oleh lebih dari 100 peserta, termasuk pengurus nelayan dari berbagai desa pesisir di Tanimbar.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....