Nilai Impor Maluku Meningkat 36,79 persen pada Maret 2025, Sektor Migas peran Utama
- 13 Mei 2025 03:19 WIB
- Saumlaki
KBRN, Saumlaki : Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Impor Maluku pada Maret 2025 sebesar US$ 32,60 juta. Nilai tersebut meningkat sekitar 36,79 persen dari Februari 2025 dengan nilai US$ 23,83 juta.
Secara kumulatif nilai impor Januari hingga Maret 2025 senilai US$ 86,55 juta atau mengalami penurunan sekitar 20,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 dengan nilai US$ 109,35 juta.
“Impor Menurut Sektor Nilai CIF (Cost Insurance Freight) impor Maluku Maret 2025 sebesar US$ 32,60 juta atau mengalami peningkatan sebesar 36,79 persen jika dibandingkan dengan nilai impor.
Februari 2025,” kata Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, dalam peluncuran Berita Resmi Statistik (BRS) pada Mei 2025.
Dijelaskan bahwa Maret 2025, impor di Provinsi Maluku berasal dari sektor migas, dengan nilai peningkatan sebesar 37,38 persen dibanding Februari 20254.
Sedangkan secara rata-rata sejak Januari hingga Maret 2025, komoditas yang diimpor adalah komoditi migas berupa bahan bakar mineral senilai US$ 85,88 juta, dan komoditas nonmigas senilai US$ 0,67 juta dalam bentuk plastik lembaran dan kemasan, kotak/kemasan dari karton, barang tekstil lainnya dan mesin.
Negara asal impor Maluku pada Maret 2025 hanya berasal dari kawasan anggota Asean, yakni Singapura senilai US$ 32,60 juta.
Untuk periode Januari sampai dengan Maret 2025, lebih didominasi oleh negara anggota Asean mencapai 99,22 persen.
Kondisi ini ditopang oleh negara Singapura 76,07 persen dan Malaysia 23,15 persen.
“Total impor dari negara anggota ASEAN senilai US$ 85,88 juta, turun sekitar 21,16 persen dibanding periode yang sama tahun 2024 senilai US$ 108,93 juta,” lanjutnya.
Selain dari negara anggota ASEAN, impor Maluku juga berasal dari negara Asia lainnya yaitu Tiongkok dengan kontribusi sekitar 0,78 persen terhadap total impor di Maluku.
Impor melalui pelabuhan dimaksud mengalami kenaikan sebesar 37,38 persen dari US$ 23,73 juta di Februari 2025 menjadi US$ 32,60 juta pada Maret 2025.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....