KKB Iyoktogi Telenggen Ditangkap Satgas Ops Damai Cartenz
- 05 Feb 2025 20:16 WIB
- Saumlaki
KBRN, Saumlaki: Satgas Ops Damai Cartenz 2025 berhasil menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Iyoktogi Telenggen. Ia juga dikenal dengan nama Upinip Kogoya atau Upinip Telenggen.
Penangkapan dilakukan pada Senin, 3 Februari 2025, sekitar pukul 13.11 WIT di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua. Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani mengungkapkan, Iyoktogi Telenggen (46 tahun) berasal dari Kampung Komapaga, Distrik Sinak Barat, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dan terlibat dalam sejumlah aksi kriminal yang menelan banyak korban jiwa.
Rangkaian Kejahatan Iyoktogi Telenggen, pada 25 Juni 2021, terlibat dalam penembakan dan penganiayaan terhadap pekerja bangunan di Kampung Bingki, Distrik Seradala. Tepatnya di Kabupaten Yahukimo, yang mengakibatkan 4 orang tewas dan 1 orang luka-luka.
Pada 16 Oktober 2023, berperan dalam pembunuhan terhadap pendulang emas di Kali El, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo. Kejadian ini menewaskan 13 orang dan melukai 1 orang lainnya. Iyoktogi Telenggen telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak November 2023. Ia sebagai DPO karena berbagai tindakan kekerasan yang dilakukannya.
Barang Bukti yang Diamankan berupa, 1 buah noken, 2 buah tutup kepala, Uang tunai pecahan Rp50.000 dan Rp20.000, 1 dompet berisi bulu kasuari. Juga, beberapa barang lainnya, seperti gelang, kalung, dan minyak angin.
Saat ini, Iyoktogi Telenggen telah diamankan oleh Tim Satgas Ops Damai Cartenz 2025 dan tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo mengimbau masyarakat Kabupaten Yahukimo untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat menimbulkan keresahan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Polri bersama TNI akan terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Papua, khususnya di Kabupaten Yahukimo." Ujar Kombes Pol. Yusuf Sutejo menutup pembicaraan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....