Teknik Mengenali Telur Baik dan Busuk

  • 29 Jan 2025 20:54 WIB
  •  Saumlaki

KBRN, Saumlaki: Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam membeli telur maka perlu agar terlebih dahulu memahami cara membedakan jenis telur yang busuk dan jenis telur yang baik. Begini beberapa tips yang perlu anda lakukan untuk mengetahui jenis telur yang baik dan yang sudah busuk:

1. Tes apung

Cara ini bisa digunakan untuk telur di rumah. Tes apung adalah cara populer untuk menentukan kesegaran telur: Masukkan telur ke dalam wadah berisi air. Jika tenggelam, berarti segar. Jika miring atau mengapung, tandanya telur sudah tua.

Namun, perlu diingat bahwa telur yang tenggelam belum tentu baik, dan yang mengapung belum tentu busuk.

2. Cium Bau Telur

Cara kedua untuk mengetahui apakah telur sudah busuk adalah menciumnya secara langsung. Telur busuk akan mengeluarkan bau yang khas baik saat masih mentah maupun matang.

Jika Anda belum yakin saat telur masih di dalam cangkang, cobalah untuk memecahkannya ke dalam mangkuk terlebih dahulu sebelum memasak. Jika baunya masih normal atau bahkan tidak tercium bau sama sekali, tandanya telur masih layak konsumsi.

3. Lihat secara Mendetail

Selain menggunakan indra penciuman, Anda juga bisa memeriksa kondisi telur menggunakan indra penglihatan. Selagi telur masih dalam cangkangnya, periksalah apakah cangkangnya retak, berlendir, atau berbubuk. Lendir atau keretakan dapat mengindikasikan bakteri, sementara bubuk dapat mengindikasikan adanya jamur.

4. Sorot dengan lampu

Cara berikutnya adalah dengan memeriksa telur di bawah cahaya, seperti senter atau lampu. Saat disorot: Telur jernih dan terang: Jika bayangan dalam telur tampak terang dan jernih, artinya telur masih segar. Telur buram: Telur yang terlihat buram atau kusam ketika disorot menunjukkan bahwa telur tersebut sudah tidak segar lagi.

5.Periksa isi telur

Setelah dipecahkan Jika Anda sudah memecahkan telur, amati bagian kuning dan putih telurnya: Kuning telur bulat sempurna: Telur segar memiliki kuning telur berbentuk bulat sempurna dan tegak. Bagian putih telurnya (albumin) terlihat tebal dan kental. Kuning telur sedikit melorot: Telur yang sudah agak lama disimpan masih layak dikonsumsi jika kuning telurnya mulai melorot dan albuminnya lebih transparan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....