RRI.CO.ID, Saumlaki - Hasil pemindaian menunjukkan adanya penebalan dinding ventrikel kiri, salah satu dari empat ruang utama jantung, pada peserta yang mendapat paparan cahaya malam lebih tinggi. Kondisi tersebut membuat rongga ventrikel menjadi lebih sempit.
Cardiac remodeling merupakan perubahan struktur dan fungsi jantung sebagai respons terhadap stres kronis atau cedera. Meski pada awalnya merupakan mekanisme adaptasi, proses ini dapat melemahkan jantung dan meningkatkan risiko gagal jantung.
| Baca juga: Saptenno : Herbal Atasi Benjolan dan Kanker |
Editorial pendamping yang ditulis Profesor Thomas Münzel dari University Medical Center Mainz, Jerman, meminta tenaga medis memberi perhatian lebih serius terhadap kualitas lingkungan tidur pasien, terutama mereka yang memiliki riwayat gangguan jantung.
Bagi individu, upaya mengurangi paparan cahaya malam dinilai relatif mudah dan hemat biaya. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain menggunakan tirai kedap cahaya (blackout curtains), memilih lampu tidur dengan spektrum hangat, serta menutup lampu indikator LED kecil pada perangkat elektronik di kamar.
| Baca juga: Sejuta Manfaat Minum Air Hangat Di Pagi Hari |
Beberapa pilihan yang disarankan antara lain memasang lampu jalan berpenutup, menggunakan bohlam dengan spektrum hangat, serta menerapkan sistem peredupan otomatis. Selain mengurangi paparan cahaya pada malam hari, langkah tersebut juga dapat membantu menghemat energi dan lebih ramah lingkungan.
Oleh sebab itu, kondisi gelap saat tidur dinilai layak mendapat perhatian sebagai salah satu indikator kesehatan kardiovaskular, sama pentingnya dengan menjaga tekanan darah dan menghirup udara yang bersih.