Waspadai Kamar Mandi Bisa jadi Titik Awal Stroke

  • 26 Agt 2026 11:37 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki - Berdasarkan pengalaman lebih dari satu dekade mngani pasien, dr Shelby menemukan pola pasien stroke yang banyak ditemukan lumpuh saat berada di kamar mandi.

Tak hanya itu, perubahan suhu juga dapat memicu gangguan irama jantung pada sebagian orang (aritmia). Ketidakteraturan ini menciptakan pusaran kecil dalam aliran darah yang menyebabkan darah menggumpal.

Hindari mandi dengan air terlalu dingin atau panas. Gunakan air hangat yang mendekati suhu tubuh karena lebih bersahabat dengan pembuluh darah.

Jangan langsung menyiram air ke seluruh tubuh. Basuhlah tangan dan kaki secara perlahan, dari ujung, juga wajah, baru kemudian seluruh badan. Cara ini memberi waktu bagi tubuh untuk menyesuaikan diri.

Pakar neurologi itu beranggapan kesehatan dibangun dari kebiasaan yang sering dianggap sepele. Dengan mengubah cara masuk ke kamar mandi, nyawa bisa terselamatkan.

Dalam dunia medis dan neurologi, ada alasan kuat mengapa perubahan sederhana saat beraktivitas di kamar mandi bisa menyelamatkan nyawa:

Banyak pakar kesehatan menyarankan untuk tidak langsung menyiram kepala dengan air dingin saat pertama kali mandi.

Risiko: Menyiram kepala secara mendadak dapat memicu penyempitan pembuluh darah (vasokonstriksi) secara tiba-tiba akibat perubahan suhu. Hal ini bisa meningkatkan tekanan darah secara drastis dan berisiko memicu pecahnya pembuluh darah otak (stroke) atau serangan jantung.

Solusi: Mulailah membasahi tubuh dari bagian bawah (kaki), lalu naik ke pinggul, dada, bahu, dan terakhir baru membasahi kepala. Ini memberi waktu bagi tubuh untuk beradaptasi dengan suhu air.

Mengejan terlalu kuat saat buang air besar di toilet dapat memicu fenomena medis yang berbahaya.

Risiko: Mengejan hebat meningkatkan tekanan di dalam dada dan perut, yang kemudian menurunkan aliran darah kembali ke jantung dan otak secara mendadak. Saat Anda berhenti mengejan, tekanan darah bisa melonjak tiba-tiba. Perubahan drastis ini sering memicu pingsan (sinkop), stroke, atau henti jantung di toilet. Solusinya yakni Pastikan konsumsi serat dan air putih cukup agar tidak perlu mengejan keras, atau gunakan kursi kecil untuk menopang kaki saat menggunakan toilet duduk agar posisi anatomi tubuh lebih ideal untuk buang air besar.

Kamar mandi sering menjadi tempat terjadinya kecelakaan fatal akibat terpeleset atau pingsan setelah berendam atau duduk lama.

Risiko: Bangkit berdiri terlalu cepat dari posisi duduk di toilet atau setelah berendam air hangat dapat menyebabkan hipotensi ortostatik (penurunan tekanan darah mendadak).

Hal ini membuat aliran darah ke otak berkurang secara tiba-tiba, menyebabkan pusing, kehilangan keseimbangan, hingga pingsan dan cedera kepala. Solusi: Berdirilah secara perlahan dari posisi duduk atau berbaring di kamar mandi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....