Kadis Pendidikan Kota Tual Deklarasikan Inovasi Guru Sakti

  • 31 Mar 2026 06:47 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Tual – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual resmi meluncurkan kebijakan inovasi bertajuk "Guru Sakti" untuk meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual, M. Zein Nuhuyanan, menjelaskan bahwa Guru Sakti merupakan singkatan dari guru yang Santun, Amanah, Kreatif, Teladan, dan Ikhlas. Inovasi ini diharapkan menjadi standar baru bagi guru di Kota Tual dalam menjalankan tugasnya secara profesional.

Nuhuyanan menjelaskan keselarasan program ini dengan visi daerah: "Tahun 2025 memasuki tahun 2026 awal ini kita Dinas Pendidikan itu melaksanakan kegiatan program, program dan kegiatan yang menyelaraskan antara visi-misi kepala daerah tahun 2024-2029 dengan program kerja di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual," ungkapnya. Beliau menambahkan bahwa dari lima poin program "Pancacita Maren", Dinas Pendidikan fokus melaksanakan poin kedua mengenai peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesehatan.

Penerapan lima karakter utama ini dianggap krusial untuk membentuk ekosistem pendidikan yang berkualitas dan beretika. Dengan karakter yang santun dan ikhlas, guru diharapkan mampu memberikan bimbingan yang lebih menyentuh hati para siswa di sekolah. M. Zein menekankan bahwa profesionalisme guru tidak hanya soal keahlian mengajar, tetapi juga tentang integritas dan keteladanan di lingkungan pendidikan.

Beliau juga memaparkan strategi peningkatan kompetensi guru secara mendalam: "Kita dorong pelaksanaan kegiatan guru dan juga tenaga kependidikan yaitu pendidikan profesi dan kita lakukan bimtek-bimtek teknis, baik itu di bendahara, operator untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan manajemen sekolah. Sedangkan untuk kualitas sumber daya guru itu dibuka akses untuk guru-guru itu mengikuti pendidikan profesi," jelas M. Zein Nuhuyanan.

Program Guru Sakti ini nantinya akan diintegrasikan ke dalam kegiatan pembelajaran harian di setiap satuan pendidikan di Kota Tual. Pihak dinas akan terus melakukan pemantauan agar lima karakter ini benar-benar dihayati dan dipraktikkan oleh seluruh guru. Upaya ini merupakan langkah strategis daerah dalam mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki moral yang kuat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....