Perang Melawan Hoaks dan Disinformasi di Dunia Maya
- 22 Sep 2026 14:46 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Langgur – Menghadapi derasnya arus informasi di media sosial, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara mengajak masyarakat untuk menjadi pengguna internet yang cerdas. Fenomena hoaks atau berita bohong menjadi tantangan besar yang harus dihadapi bersama demi menjaga stabilitas kamtibmas.
Sekretaris Dinas Kominfo, Adolof Labetubun mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan prinsip "saring sebelum share". “ Jangan buru-buru membagikan informasi yang belum jelas kebenarannya, karena tindakan tersebut tidak hanya merugikan orang lain tetapi juga bisa berimplikasi hukum bagi penyebarnya”, Tutur Labetubun.
Pemerintah daerah melalui Diskominfo secara aktif memvalidasi setiap informasi yang beredar. Sebelum mengeluarkan keterangan resmi, setiap isu akan melalui proses verifikasi atau cross check agar informasi yang sampai ke masyarakat bersifat valid dan tidak memicu kecemasan .
Labetubun mengatakan, Edukasi kedewasaan berinternet menjadi poin utama yang terus disosialisasikan. Pemerintah juga menyediakan saluran resmi sebagai kanal utama informasi, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengandalkan rumor "katanya" yang sering kali tidak berdasar.
Jika masyarakat menemukan informasi mencurigakan, Diskominfo menyarankan untuk segera menghubungi kanal layanan resmi pemerintah. Dengan sinergi antara pemerintah dan warga, ekosistem informasi digital di Maluku Tenggara dapat terjaga dengan sehat dan konstruktif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....