Sinergi Penanggulangan Bencana, BPBD Tekankan Pentingnya Budaya Sadar Bencana

  • 31 Jul 2026 12:08 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Langgur - Budaya sadar bencana menjadi fokus utama BPBD Kabupaten Maluku Tenggara dalam membangun ketahanan masyarakat. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah termakan isu hoaks, terutama saat terjadi gempa bumi, yang sering memicu kepanikan massal hingga eksodus warga ke dataran tinggi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Tenggara Endang Etwiory, mengatakan, untuk meminimalisir penyebaran informasi yang salah, BPBD mengoptimalkan kanal media sosial resmi sebagai sarana komunikasi peringatan dini. Melalui akun Facebook dan grup koordinasi, masyarakat dapat memperoleh update informasi resmi terkait cuaca dan potensi ancaman bencana di wilayah Maluku Tenggara.

Dalam hal dukungan pendanaan, Etwiory menjelaskan bahwa dana darurat atau Belanja Tidak Terduga (BTT) dikelola di bawah Sekretariat Daerah. Penyaluran bantuan ini bergantung pada skala dampak bencana, di mana BPBD berperan dalam proses pendataan teknis dan verifikasi kerusakan sebelum dana tersebut dikeluarkan.

Perlindungan terhadap kelompok rentan juga menjadi perhatian serius dalam simulasi penanganan bencana. Kelompok yang mencakup lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas mendapatkan pembekalan khusus agar mereka menjadi prioritas utama dalam proses evakuasi menuju tempat yang aman.

"Bencana adalah urusan bersama dan tanggung jawab semua pihak, bukan hanya pemerintah daerah. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan tenang agar kita bisa menciptakan Maluku Tenggara yang aman dan berbudaya sadar bencana," tutup Etwiory.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....