Dukung Integrasi Ekosistim

  • 07 Agt 2026 16:20 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki – Pembangunan Ekonomi yang berkelanjutan di Kepulauan Tanimbar, menjadi tantangan berat bagi pelaku UMKM yang sejatinya masih mengalami berbagai kendala.

Diantara berbagai tantangan kompleks yang dihadapi UMKM, akses layanan terpadu masih menjadi persoalan banyak pengusaha, khususnya pengusaha sektor mikro dan ultramikro yang belum mendapatkan akses pembiayaan, legalitas, pemasaran, hingga pendampingan usaha.

Untuk itu, Kementerian UMKM bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) secara resmi memperkenalkan platform SAPA UMKM.

Pemerintah pun mendorong UMKM agar semakin terhubung dengan ekosistem digital guna memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing usaha.

Dengan ekosistem yang semakin terintegrasi, pengusaha mikro diharapkan tidak hanya lebih mudah mendapatkan informasi dan layanan, tetapi juga memiliki kesempatan yang lebih besar untuk naik kelas dan melangkah menuju kesejahteraan.

Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT-KUKM): Menyediakan konsultasi bisnis, pelatihan, fasilitas pembiayaan, dan pendampingan pasar secara gratis di bawah naungan Kementerian Koperasi dan UKM.

Mal Pelayanan Publik (MPP): Mengintegrasikan pelayanan perizinan berusaha (seperti NIB melalui sistem OSS) dan non-perizinan dari pemerintah pusat, daerah, serta BUMN/BUMD dalam satu tempat.

Rumah BUMN: Berfungsi sebagai wadah kolaborasi dan pembinaan UMKM yang dikelola oleh perusahaan milik negara untuk memberikan pelatihan digitalisasi dan akses permodalan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....