Ketua STTIMASS Klarifikasi Lulusan Dengan Pelredikat Cumlaude
- 29 Sep 2026 14:01 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Saumlaki - Ketua STTIMAS Saumlaki Godfried Labatar akhirnya buka suara terkait kelulusan salah satu mahasiswa berinisial SW dengan predikat Cumlaude. Pertanyaan ini disampaikan sekaligus mengklarifikasi berita sebelumnya soal cumlaude yang menuai pertanyaan publik.
Saat ditemui di Kampus Sekolah Tinggi Teologi Injili Makhota Sion (STTIMASS), Godfried Labatar mengatakan, kelulusan dengan predikat cumlaude khususnya bagi mahasiswa bernama SW dianggap layak. Hal itu tidak didasarkan semata-mata pada nilai namun berbagai aspek.
"Penilaian tidak sebatas berapa nilainya, tetapi dari berbagai segi, karena itu saya kira predikat cumlaude ini layak bagi yang bersangkutan," ujar Labatar.
Soal pernyataan salah satu penguji NB kepada media sebelumnya. Labatar mengungkapkan jika sebelumnya telah disampaikan kepada penguji NB, bahwa banyaknya rangkap proposal mengakibatkan proposal mahasiswa lainnya jatuh ke tangan NB yang lokasi penelitiannya pada Paud Batu Putih.
"Jadi proposal ini ada 4 rangkap yang dibagikan kepada masing-masing penguji termasuk NB. Nah salah satunya milik mahasiswa lain tepatnya yang ada di tangan saudara NB ini sudah kita klarifikasi juga kalau proposal milik SW tercecer sehingga NB bisa gunakan proposal yang ada di tangan penguji lainnya untuk menguji SW," katanya.
Soal perubahan proposal, tentu akan dilakukan mahasiswa khusus SW. Hal ini dinilai penting untuk nantinya dilanjutkan pada ujian Skripsi.
Yang pasti soal kesalahan ini sudah disampaikan kepada NB, penguji yang belakangan mengklaim proposal itu tidak memenuhi syarat. Padahal, mekanismenya sebagaimana dijelaskan, tanpa rekayasa.
Pada proposal perubahan, judul telah sesuai dengan isi proposal. Di mana keseluruhannya mengupas tentang penyalahgunaan dana desa di desa Awear.
Sebagai catatan, SW diberi predikat cumlaude urut 3 mewakili konsentrasi Sosiologi Kristen. Sosiologi Kristen ini telah berubah nama menjadi sosiologi Agama.
Jika ada pihak yang kemudian mengklaim jika SW diloloskannya dengan predikat cumlaude tanpa alasan. Maka hal itu patut disesalkan karena mekanisme pemberian predikat cumlaude telah sesuai dengan aturan yang berlaku.
Ke depan STTIMASS akan lebih jeli dalam melihat sekecil apapun setiap kekeliruan yang terjadi. Pihaknya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak, atas berbagai saran dan masukan semua pihak untuk kemajuan STTIMASS hari ini dan kedepan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....