Polsek Wermaktian Gelar Program "Polisi Mengajar"

  • 18 Sep 2026 10:20 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki - Guna menyukseskan program unggulan Kapolda Maluku. Personel Polsek Wermaktian melaksanakan kegiatan inovatif bertajuk "Polisi Mengajar" yang bertempat di SMA Negeri 13 di Desa Kamatubun, Kecamatan Wermaktian.

Kegiatan yang berlangsung edukatif pada, Selasa (15/09/26) ini dipimpin langsung Kanit Binmas Polsek Wermaktian, Aipda Aloisius Saikmat yang bertindak sebagai pembawa materi utama. Di hadapan puluhan siswa-siswi sekolah tersebut.

Pada kesempatan kali ini di hadapan para siswa materi yang diangkat berfokus pada Pendidikan Lalu Lintas. Aipda Aloisius Saikmat memaparkan secara komprehensif mengenai pentingnya membangun budaya tertib di jalan raya sejak usia remaja.

Pembahasan materi tersebut meliputi: pengertian dan urgensi, memahami esensi disiplin berkendara serta alasan krusial mengapa keselamatan harus menjadi prioritas utama. Penerapan disiplin 4 Pilar berupa Kelengkapan Administrasi (Kepemilikan SIM dan STNK).

Selain itu disiplin perilaku berkendara dan kelengkapan kendaraan. Juga kelayakan kendaraan (Kondisi ban, rem, dan lampu yang berfungsi baik).

Faktor Pengaruh & Evaluasi meliputi mengupas faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kedisiplinan. Serta poin-poin penting yang wajib diperhatikan setiap pengendara.

Plh. Kapolsek Wermaktian Ipda P. Niganngeljau mengatakan program "Polisi Mengajar" ini sebagai bentuk kedekatan Polri dengan dunia pendidikan sekaligus langkah preventif. Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar.

“Kami sengaja menyasar generasi muda, khususnya pelajar di SMAN 13 ini, agar mereka memahami disiplin lalu lintas bukan sekadar menghindari sanksi tilang, melainkan demi menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan dan menaruh harapan besar agar para siswa dapat mengemban peran sebagai agen perubahan sekaligus pelopor keselamatan berlalu lintas. Langkah kecil yang dimulai dari kedisiplinan diri sendiri dan lingkungan keluarga ini diharapkan mampu memicu kesadaran kolektif di tengah masyarakat luas.

Suasana sosialisasi berjalan sangat dinamis dan interaktif. Terjadi komunikasi dua arah yang aktif melalui sesi tanya jawab, di mana para siswa dengan antusias berkonsultasi mengenai aturan hukum berkendara.

Melalui kegiatan ini, para siswa SMAN 13 terbukti mampu memahami dengan baik seluruh materi yang diberikan dan berkomitmen. Untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan mereka.‎

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....