Pemilik Galeri Tenun Tanimbar Berlakukan Tarif Murah
- 16 Sep 2026 12:39 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Saumlaki - Beragam cara dilakukan masyarakat untuk merawat tradisi lokal sekaligus membentangkan kebaikan bagi sesama. Di Tanimbar, seorang warga bernama Ibu Base mengambil inisiatif mandiri dengan menyediakan berbagai perlengkapan dan aksesori pakaian adat khas daerah setempat. Kehadiran layanan penyediaan aksesori ini hadir sebagai solusi nyata bagi warga yang kerap kesulitan mendapatkan busana adat saat hendak menggelar atau menghadiri upacara kebudayaan.
Langkah ini berawal dari keprihatinan Ibu Base melihat banyaknya masyarakat yang harus bergantung pada sistem pinjam-meminjam tanpa kepastian. Berangkat dari kondisi tersebut, baru-baru ini ia mengungkapkan bahwa dirinya berinisiatif membeli perlengkapan busana adat Tanimbar secara bertahap menggunakan modal pribadi. Seluruh koleksi tersebut kini ia sewakan kembali kepada masyarakat umum dengan skema harga yang terjangkau.
Untuk meringankan beban warga, Ibu Base menetapkan tarif sewa yang tergolong ramah di kantong. Satu set perlengkapan dasar yang mencakup aksesori penting seperti mase, rim, dan emas bulan hanya dikenakan tarif sewa sebesar Rp25.000. Sementara itu, untuk perhiasan kepala khas Tanimbar seperti somalai, tarif sewa yang diberlakukan adalah Rp. 50.000 per unit.
Bagi Ibu Base, usaha ini bukan semata-mata mencari keuntungan finansial, melainkan strategi kreatif agar modal yang ia keluarkan bisa terus berputar sekaligus menjaga kelestarian benda-benda adat. Namun, mengingat penting dan bernilainya aset budaya tersebut, ia menerapkan manajemen pengelolaan dan pencatatan yang sangat ketat demi mencegah risiko kerusakkan atau kehilangan.
Setiap warga yang datang menyewa wajib terdata secara rinci. Ibu Base mencatat identitas peminjam serta tenggat waktu pengembalian dengan teliti. Jika barang yang disewa belum dikembalikan sesuai kesepakatan, ia tidak ragu untuk mendatangi langsung rumah peminjam guna menjemput perlengkapan tersebut.
Kedisiplinan tinggi ini diterapkan semata-mata agar seluruh koleksi aksesori pakaian adat Tanimbar miliknya tetap terjaga, utuh, dan selalu siap digunakan oleh warga lain yang membutuhkan di kemudian hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....