Bhabinkamtibmas Desa Bomaki dan MPA Wetemar Padamkan Karhutla
- 12 Sep 2026 07:06 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Saumlaki - Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali melanda wilayah Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada, Rabu (09/08/26) pagi. Kondisi ini menjadi ancaman serius terhadap areal hutan di sekitarnya.
Merespons situasi yang terjadi tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Bomaki, Aipda C. Dasfamudi bergerak cepat bersama Ketua dan Anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) Wetemar. Guna melakukan proses pemadaman api di lokasi bencana.
Kebakaran dilaporkan terjadi di area lahan milik warga di kawasan Weiminak, jalur arah menuju ke Desa Lermatang. Berkat koordinasi yang sigap, tim gabungan langsung terjun ke titik koordinat kebakaran guna melokalisir perambatan api agar tidak meluas ke area perkebunan warga lainnya.
Dalam memadamkan kobaran api, tim di lapangan mengandalkan peralatan pemadaman swadaya. Adapun alat utama yang diturunkan oleh Tim MPA Wetemar meliputi 2 buah kepyok api dan 2 buah jet shooter(pompa punggung). Meski dengan keterbatasan alat, dedikasi dan kerja keras personel di lapangan membuat situasi kebakaran dapat dikendalikan secara bertahap.
Aipda C. Dasfamudi mengimbau seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pemilik lahan di wilayah Tanimbar Selatan, untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Mengingat, kondisi cuaca yang rentan memicu meluasnya kebakaran hutan dan lahan.
Kapolsek Tanimbar Selatan Iptu Herpin Sima mengatakan tindakan cepat yang dilakukan personel Bhabinkamtibmas bersama tim MPA. Sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menjaga wilayah dari ancaman Karhutla.
“Kebakaran lahan tersebut berhasil diantisipasi sejak dini berkat adanya sinergi yang kuat antara personel Bhabinkamtibmas di lapangan dan Tim MPA Wetemar,” katanya.
Iptu Herpin Sima menegaskan tentang pentingnya peran aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam melaporkan setiap titik api yang muncul. Hal ini bertujuan agar penanganan bisa dilakukan sedini mungkin sebelum api membesar.
Kapolsek juga menambahkan pihak Kepolisian bersama instansi terkait dan relawan masyarakat akan terus meningkatkan patroli rutin di area-area rawan kebakaran guna memantau munculnya titik api baru (hotspot). Pihaknya menegaskan tindakan tegas akan diambil terhadap siapa saja yang terbukti sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....