RD Ponsio Ongirwalu Hadirkan Kasih Kristus bagi Para Tahanan di Polres KKT

  • 24 Agt 2026 05:15 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki - Suasana hening menyelimuti ruang tahanan Polres Kepulauan Tanimbar (KKT) pada Kamis 20 Agustus 2026. Namun, keheningan itu bukanlah kehampaan. Di balik jeruji besi yang dingin, ada kerinduan yang membara akan sentuhan kasih dan harapan baru.

‎Hari ini menjadi istimewa ketika RD. Ponsio Ongirwalu, Vicaris Episkopal KKT-MBD, melangkahkan kaki memasuki area pembinaan, bukan sebagai pengawas atau hakim, melainkan sebagai gembala yang membawa wajah belas kasih Kristus.

‎Dinginnya lantai semen dan jeruji besi di Polres KKT ini seolah tak seberapa dibanding perihnya dada kami saat ini. Di dalam ruangan yang sempit ini, waktu terasa berhenti, meninggalkan kami bersama bayang-bayang kesalahan yang telah kami perbuat.

‎ Kami teringat pada wajah-wajah yang kami cintai; istri, suami, anak, orang tua, yang harus menanggung malu dan duka akibat perbuatan kami. Kami juga teringat pada orang-orang yang telah kami sakiti, yang haknya kami rampas atau ketenangannya kami usik.

‎Tangisan kami di tempat ini bukan sekadar penyesalan karena kehilangan kebebasan fisik, melainkan jeritan jiwa yang menyadari betapa dalamnya kami telah jatuh dan melukai Hati Tuhan serta sesama.

‎ Namun, di tengah gulita penyesalan ini, Sabda Tuhan melalui Yohanes 17:20-26 hadir bagai titik terang:

‎Semua orang yang Kau serahkan kepada-Ku akan tinggal bersama-Ku di tempat Aku berada.

‎Ayat ini menyapa kami yang merasa terbuang. Kristus tidak membuang kami, bahkan di dalam sel ini. Pembinaan ini adalah padang gurun tempat Tuhan memanggil kami kembali. Dari balik jeruji, kami berlutut, memohon pengampunan, dan berjanji untuk bangkit menjadi manusia baru.

‎RD. Ponsio Ongirwalu tampak larut dalam suasana haru. Dengan nada lembut namun penuh otoritas rohani, ia menyapa para tahanan dengan panggilan Anak-anakku yang dikasihi Tuhan.

‎Saat saya berjalan melangkah ke tempat ini, hati saya tidak membawa penghakiman, melainkan belas kasih Kristus, tegas Pastor Ponsio. Tembok tebal dan jeruji besi tidak akan pernah mampu membatasi kasih dan pengampunan Allah.

‎‎Dalam pewartaannya, Pastor Ponsio menyampaikan tiga pesan utama yang menyentuh dasar hati:

‎Pengampunan Itu Nyata

‎Sakramen Pengampunan Dosa yang mereka terima hari ini, katanya, adalah tanda sah bahwa Tuhan telah menghapus beban kelam mereka. Jangan lagi memikul rasa bersalah yang mematikan harapan, bawalah penyesalan itu menjadi benih pertobatan yang sejati, katanya.

‎‎Tatap Wajah Orang-Orang yang Dikasihi

‎Ia mengingatkan para tahanan untuk mengingat air mata keluarga di rumah dan luka dari mereka yang telah disakiti. Jadikan ingatan itu sebagai dorongan terkuat untuk berubah, bukan untuk makin terpuruk. Kalian berutang masa depan yang lebih baik kepada mereka, katanya.

‎Mengutip doa Yesus, Pastor Ponsio menegaskan bahwa tempat sejati mereka bukanlah dalam dosa atau kejahatan, melainkan dalam kedamaian dan kebenaran Allah. Jadikan masa pembinaan ini sebagai waktu bertumbuh, berdoa, dan menata kembali arah hidup, katanya.

‎Kunjungan pastoral ini diakhiri dengan doa bersama dan pemberian berkat. Beberapa tahanan terlihat meneteskan air mata haru, namun senyum kecil mulai merekah di wajah mereka, tanda bahwa ada harapan yang kembali menyala.

‎Salah satu tahanan mengaku bahwa momen itu menjadi titik balik baginya. Kami sadar, kami tidak berjalan sendiri. Doa Gereja dan kasih Tuhan senantiasa menyertai setiap langkah pertobatan kami.

‎Pastor Ponsio pun menutup kunjungan dengan kalimat penuh pengharapan yang menggema di ruang sempit itu: ‎Bangkitlah, sebab di dalam Tuhan, selalu ada kesempatan kedua.

‎‎

‎Tentang RD. Ponsio Ongirwalu

‎RD. Ponsio Ongirwalu adalah Vicaris Episkopal untuk wilayah KKT-MBD yang dikenal aktif dalam pelayanan pastoral lintas sektor, termasuk pembinaan rohani bagi warga binaan di lembaga pemasyarakatan dan kepolisian. Kunjungan kali ini menjadi bagian dari program pembinaan rohani berkala yang digagas Keuskupan Amboina untuk mendekatkan pelayanan gereja kepada mereka yang membutuhkan uluran kasih dan pendampingan iman.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....