Dari Lapangan Mandriak Srikandi Tanimbar Apolonia Laratmase Suarakan Kemerdeka

  • 19 Agt 2026 16:53 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki - Semangat sukacita dan kegembiraan, usai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang masih bergema kuat di Lapangan Mandriak Sifnana, Kecamatan Tanimbar Selatan, Senin 17 Agustus 2026, berdiri tegar seorang Srikandi Tanimbar Apolonia Laratmase, yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar dari Fraksi Gerindra, menegaskan kembali esensi mendalam dari kemerdekaan bagi masyarakat di Bumi Duan Lolat.

‎Sapaan Srikandi Tanimbar selalu di berikan kepada kaum perempuan Tanimbar, dan ini terlihat nyata pada Sosok politisi perempuan Apolonia Laratmase, yang menekankan bahwa kemerdekaan Bangsa Kita yang telah mencapai 81 Tahun, dan di peringati selayaknya tidak boleh berhenti pada seremonial pengibaran bendera semata, tetapi Kemerdekaan harus diwujudkan secara nyata melalui kerja keras yang berdampak pada kesejahteraan dan keadilan seluruh lapisan masyarakat, yang ada di Bumi Duan Lolat,

‎"Dari Lapangan Mandriak, bertepatan dengan hari ulang tahun ke-81 Republik Indonesia ini, dirinya berharap agar, sesuai dengan visi dan misi dari Presiden, Gubernur, hingga Bupati, bahwa mengutamakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat sebagai prioritas utama. Khususnya di Kepulauan Tanimbar, untu kita mendorong terwujudnya masyarakat yang berwibawa, maju, dan berkeadilan, "katanya.

‎Semoga makna kemerdekaan ini, diwujudkan dengan semangat persatuan dan kesetuan, untuk mewujudkan segalah visi dan misi demi memajukan Negara kesatuan Republik Indonesai, lebih khusus masyarakat di Bumi Duan Lolat yang kita cintai bersama. Dalam kesempatan tersebut, Apolonia memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Pusat atas perhatian berkelanjutan terhadap pembangunan daerah terdepan, salah satunya melalui kucuran Tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD).

‎Menurutnya, kucuran anggaran tambahan dari Presiden menjadi angin segar sekaligus penopang vital bagi daerah yang memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbatas seperti Kepulauan Tanimbar. Dana ini sangat krusial untuk mengakomodasi berbagai program prioritas serta kebutuhan masyarakat yang belum terjangkau oleh APBD reguler.

‎Menjawab agenda kerja lembaga legislatif yang intens berkoordinasi ke Jakarta, Apolonia menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan representasi aktif dalam mengawal aspirasi rakyat.

‎Kunjungan kerja maupun rapat koordinasi yang dilakukan DPRD ke kementerian terkait di pemerintah pusat adalah upaya menjemput bola. Kami menyampaikan langsung aspirasi yang diserap dari masyarakat. Langkah ini ditempuh melalui sinergi yang solid bersama Pemerintah Daerah agar kebutuhan mendesak di daerah dapat diintervensi oleh APBN, katanya.

‎Mengakhiri pernyataannya, Apolonia berkomitmen bahwa DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara ketat agar setiap alokasi anggaran dan program pembangunan benar-benar tepat sasaran demi kemajuan Bumi Duan Lolat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....