Momen HUT RI ke-81 di Saumlaki Pemerintah Pusat Bantu Anggaran ke Tanimbar
- 19 Agt 2026 16:11 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Saumlaki - Momen peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Lapangan Mandriak Sifnana, Kecamatan Tanimbar Selatan, menjadi sebuah dorongan dan semangat untuk membangun Kabupaten Kepulauan Tanimbar, setelah bantuan dana dari pemerintah pusat ke Kabupaten Kpeulauan Tanimbar.Penjelasan itu di sampaikan Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa bersama Wakil Bupati dr. Juliana Chatarina Ratuanak, saat menemui awak media pada Senin 17 Agustus 2026, Usai memimpin Upacara.
Dalam konferensi pers tersebut, Bupati Kepulauan Tanimbar Rcky Jauwerissa menyampaikan sejumlah isu strategis, mulai dari apresiasi atas tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) dari Pemerintah Pusat, strategi lobi anggaran di Jakarta, hingga penanganan insiden bencana pohon tumbang yang sempat terjadi jelang upacara.
Sebagai Kepala Daerah Bupati Ricky Jauwerissa Pertama kami ucapkan terima kasih dan rasa syukur kepada Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden beserta seluruh jajaran atas perhatiannya kepada kami, kepada Kepulauan Tanimbar, dan juga kepada seluruh Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, atas penambahan DAU dari Pemerintah Pusat, sekaligus menepis anggapan bahwa pemerintah pusat kurang memberikan perhatian ke daerah, itu tidak benar.
Dengan penambahan DAU dari Pemerintah Pusat, Bupati menegaskan bahwa, anggaran tersebut akan dialokasikan secara transparan dan akuntabel demi pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di Bumi Duan Lolat, katanya.
"Semoga kami diberikan amanah, tambahan DAU tersebut dapat kami gunakan sebagaimana mestinya untuk keadilan dan kemakmuran masyarakat, katanya.
Mengenai langkah efisiensi dan kerja keras pemerintah daerah dalam menggaet dana pusat, Bupati Jauwerissa menjelaskan bahwa koordinasi ke Jakarta terus dilakukan tanpa perlu dipublikasikan secara berlebihan sebelum ada hasil nyata.
"Saya juga Ibu Wakil terus bekerja yaitu ke Jakarta, ke pusat, bagaimana bisa mencari tambahan anggaran. Yang pasti kami tidak mempublikasikan, kami menunggu hasil. Biarlah hasil yang lebih dilihat oleh para masyarakat,” tegasnya.
Bupati Jauwerissa berharap penambahan DAU ini dapat menyelesaikan kendala pembayaran gaji pegawai dan penataan pelayanan publik, serta membuka jalan bagi relaksasi anggaran pada tahun 2027 mendatang.
Indonesia berdaulat adil dan makmur. Yang pasti salah satunya visi-misi kampanye saya dan Ibu yang kami tuangkan adalah bagaimana membuat pembangunan yang adil dan makmur. Tapi dengan kondisi saat ini mohon doa dan dukungan. Saya rasa juga selama ini masyarakat terus berdoa akhirnya sudah ada perhatian dari pemerintah pusat dengan memberikan tambahan DAU untuk menyelesaikan gaji dan beberapa pelayanan dasar. Semoga dengan adanya penambahan DAU dan di tahun 2027 bisa direlaksasi sehingga kami betul-betul bisa memberikan pelayanan yang adil dan makmur untuk seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Mohon doa semuanya,” pintanya.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar dr. Juliana Ch. Ratuanak, MKM turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemerintah Pusat terhadap kondisi daerah.
Pertama-tama, terima kasih dan apresiasi buat pemerintah pusat, Bapak Presiden, Wakil Presiden, dan seluruh jajaran yang telah memiliki empati bagi seluruh kabupaten di seluruh Indonesia,” ucap Wabup Juliana.
Wabup dr. Juliana menegaskan komitmen Pemkab untuk menyerap aspirasi dan kritik masyarakat sebagai dorongan untuk bekerja secara tulus dan transparan.
"Terima kasih untuk semua dukungan, semua kritikan, dan apapun yang diberikan kepada kami sebagai pemerintah. Kepercayaan yang diberikan kepada kami adalah sebuah kepercayaan yang merupakan amanah dari Tuhan. Sehingga kami akan berupaya untuk bergerak, bekerja dengan segala ketulusan dan bekerja secara berintegritas untuk mewujudkan apa yang dicita-citakan, katanya.
Ia menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bergotong-royong mendukung program pembangunan daerah.
Khusus untuk tema 81 ulang tahun RI, kami berupaya dengan sekuat tenaga dan tidak mungkin bekerja sendiri. Kita bekerja bersama, rakyat juga proaktif, sehingga apa yang diprogramkan lewat visi-misi dapat kita wujudkan dan membuat masyarakat jadi sejahtera dan makmur, katanya.
Di luar agenda evaluasi pemerintahan, Bupati Ricky Jauwerissa memberikan penjelasan terkait insiden pohon tumbang di depan Sekolah Sifnana yang terjadi beberapa saat sebelum Upacara Detik-Detik Proklamasi dimulai.
"Namanya bencana yang kami tidak tahu. Tiba-tiba tadi sebelum dimulai acara upacara 17 Agustus, kita tiba-tiba pohon di depan sekolah Sifnana rubuh, dan puji Tuhan, hanya luka-luka ringan, tidak ada menimbulkan korban nyawa. Semoga para korban sudah tertangani dan semoga lekas sembuh,” kata Bupati.
Guna memastikan keamanan lingkungan pasca-kejadian, Bupati menyatakan akan menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk melakukan pembersihan dengan tetap berkoordinasi bersama pemerintah desa setempat.
Pemerintah Daerah akan bicarakan juga dengan pihak desa. Yang pasti kami akan menugaskan Dinas Lingkungan Hidup untuk segera membersihkan, tapi tetap koordinasi dengan desa, jangan sampai ada percaya-percaya atau apa. Semoga bisa diselesaikan dengan baik, ujarnya.
Seluruh rangkaian Upacara HUT RI ke-81 di Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang mengusung tema, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur tersebut berjalan secara khidmat dan kondusif hingga akhir acara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....