Pemberdayaan Perempuan Tanimbar lewat Kerajinan Tenun Tradisional

  • 13 Agt 2026 15:25 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki - Pengrajin kain tenun khas Tanimbar memainkan peran penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi budaya sekaligus menopang perekonomian keluarga di Kepulauan Tanimbar, Maluku, Selasa(11/8/2026).

Tokoh muda asal Tanimbar yang juga merupakan perajin kain tenun, Udi Lurusmanat, membagikan pengalamannya mengenai besarnya potensi ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal ini. Menurutnya, kaum perempuan memegang peranan sentral dalam menggerakkan roda ekonomi rumah tangga dan masyarakat melalui keterampilan menenun.

"Membuat kain tenun Tanimbar hingga siap jual membutuhkan proses yang cukup panjang dan butuh ketelitian tinggi, mulai dari pemilihan bahan baku berkualitas, proses penenunan benang demi benang, hingga tahap finishing," kata Udi saat diwawancarai.

Ia menjelaskan bahwa satu lembar kain tenun Tanimbar dapat bernilai jual antara Rp600.000 hingga Rp1.000.000, tergantung pada tingkat kerumitan motif dan kualitas bahan. Hasil penjualan tersebut terbukti memberikan dampak ekonomi yang nyata dan signifikan bagi rumah tangga para perajin.

"Pendapatan dari penjualan kain tenun ini dapat digunakan langsung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan sebagian modalnya bisa diputar kembali untuk mengembangkan usaha," ujarnya.

Keberhasilan para perajin kain tenun Tanimbar ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat luas, khususnya bagi para ibu rumah tangga, untuk terus berdaya dan mandiri secara ekonomi melalui pemberdayaan kerajinan tangan lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....