Panen ubi pada bulan Agustus sudah menjadi kebiasaan para petani
- 13 Agt 2026 15:24 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Saumlaki - Tradisi memanen hasil dari kebun baru hingga kini terus dijaga dan diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat di Desa Olilit Timur. Selain sebagai aktivitas pertanian, tradisi ini menjadi wujud ungkapan rasa syukur warga atas hasil bumi yang mereka peroleh.
Salah seorang warga Olilit Timur, Julia, menyampaikan bahwa bulan Agustus menjadi momen istimewa bagi para petani setempat. Bulan ini merupakan masa panen raya untuk komoditas pangan utama mereka, yakni ubi.
"Sudah menjadi kebiasaan dan tradisi kami di Olilit Timur, ketika masyarakat selesai memanen hasil dari kebun baru, kami menggelar ritual bakar batu. Ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas kelimpahan hasil kebun yang kami terima," ujar Julia. ( 12/08/2026)
Julia menceritakan bahwa proses untuk mencapai masa panen ini membutuhkan waktu dan kesabaran hingga berbulan-bulan. Siklus pertanian ubi biasanya dimulai sejak awal tahun.
"Kami biasanya mulai menanam ubi pada awal bulan Januari. Tanaman tersebut kami rawat hingga memasuki bulan Agustus, di mana ubi sudah matang dan siap untuk dipanen," tambahnya.
Saat ditanya mengenai pemanfaatan hasil panen tersebut, Julia menjelaskan bahwa ubi yang mereka hasilkan umumnya tidak ditujukan untuk dijual ke pasar. Hasil kebun tersebut diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga dan keberlanjutan masa tanam berikutnya.
"Biasanya hasil panen ubi ini tidak kami jual. Kami memanfaatkannya untuk dikonsumsi sendiri sehari-hari dan sisanya dijadikan bibit untuk musim tanam berikutnya, karena jumlah hasil panen kami tergolong cukup untuk kebutuhan sendiri. Mungkin warga lain ada yang menjual hasil kebun mereka, tetapi bagi kami, fokus utama adalah untuk kebutuhan makan dan persediaan bibit," jelas Julia.
Tradisi panen kebun baru dan ritual bakar batu ini tidak hanya memperlihatkan kearifan lokal warga Olilit Timur dalam menjaga ketahanan pangan mandiri, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antarwarga desa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....