Wisata Bahari Indonesia
- 07 Agt 2026 16:24 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Saumlaki - Potensi besar pariwisata bahari Indonesia dinilai belum sepenuhnya mampu dikonversi menjadi penggerak ekonomi karena masih terkendala tumpang tindih regulasi lintas sektor.
Secara Khusus di Kepulauan Tanimbar, misalnya Desa Matakus Kecamatan Tanimbar selatan, menjadi Destinasi Wisata unggulan yang harus terus dijaga kearifan lokal dan seni budaya yang menjadi Warisan turun termurun.
Pelaku industri dan akademisi menilai harmonisasi kebijakan menjadi faktor krusial untuk mempercepat investasi, meningkatkan daya saing destinasi, dan memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir.
penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah juga penting untuk memastikan pengembangan wisata bahari tidak mengabaikan kepentingan masyarakat pesisir dan komunitas adat yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem kawasan wisata.
Penerapan prinsip keberlanjutan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi jangka panjang seperti penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga melindungi keanekaragaman hayati dan warisan budaya lokal.
Perlunya ketahanan Ekosistem Pesisir yang dilalui Penerapan Wilayah Konservasi dan adanya penerapan Kearifan Lokal yang lebih Optimal untuk menjaga warisan laut yang menjadi warisan anak cucu di masa yang akan datang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....