Seni Ukir Eboni Tanimbar Dorong Ekonomi Desa Tumbur

  • 23 Jul 2026 15:02 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki - Desa Tumbur kembali menancapkan taringnya sebagai pusat kesenian tak tertandingi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Berbekal keahlian langka mengolah kayu eboni, desa ini sukses membuktikan bahwa warisan budaya lokal mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang mandiri dan berdaya saing tinggi.

Geliat ekonomi kreatif ini kian tak terbendung seiring derasnya arus kunjungan wisatawan nasional maupun mancanegara. Kehadiran para pelancong memberikan dampak finansial secara langsung bagi para pengrajin lokal, sekaligus mengukuhkan posisi Desa Tumbur di peta pariwisata berbasis budaya.

Kepala Desa Tumbur, Rafael Folatfindu, secara tegas menyatakan bahwa tingginya antusiasme pasar menjadi bukti nyata bahwa tradisi tak harus tergerus oleh zaman. Arus wisatawan yang tak pernah putus menjadi suntikan semangat bagi para pengrajin untuk terus berkarya, menjaga warisan luhur nenek moyang di tengah persaingan ekonomi modern.

Magnet utama desa ini terletak pada ketangkasan para pengrajin bertangan emas yang mampu menaklukkan kerasnya balok kayu eboni hitam menjadi karya seni bernilai tinggi. Dengan tingkat presisi dan dedikasi luar biasa, mereka menghidupkan kembali simbol-simbol filosofis Bumi Duan Lolat melalui ukiran khas, seperti motif Topang Dagu dan motif Perahu.

Bagi masyarakat Desa Tumbur, mengukir bukan lagi sekadar mencari nafkah, melainkan simbol harga diri dan identitas budaya yang dijaga dengan kepala tegak. Desa Tumbur siap terus melangkah maju dan berbenah, membuktikan kepada dunia bahwa tradisi leluhur sanggup menjadi pilar ekonomi yang kokoh dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....