27.923 Usaha Jadi Sasaran BPS Tanimbar SE2026, Andalkan Aplikasi FASIH

  • 23 Jun 2026 15:15 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki - ‎Badan Pusat Statistik BPS Kabupaten Kepulauan Tanimbar, komitmen menyediakan data ekonomi yang akurat dan mutakhir pernyataan itu di sampaikan Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Tupa Tampubolon, S.Kom, saat Apel Siaga dan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 SE2026, 15 Juni 2026.

‎Apel siaga yang menjadi tonggak awal pendataan ekonomi makro dan mikro ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Chatarina Ratuanak, serta dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Forkopimda.

‎Dalam laporan resminya, Tupa Tampubolon menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda statistik nasional yang diselenggarakan BPS untuk memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi dan perkembangan aktivitas ekonomi di Indonesia di luar sektor pertanian.

‎Pelaksanaan SE2026 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Ini bertujuan menyediakan data dasar kegiatan usaha yang lengkap, akurat, dan mutakhir sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi nasional maupun daerah.

‎Bagi Kabupaten Kepulauan Tanimbar, SE2026 memiliki urgensi sangat krusial. Wilayah ini dikenal memiliki karakteristik ekonomi unik yang didominasi usaha perdagangan, perikanan, jasa, industri rumah tangga, akomodasi, serta klaster UMKM yang tersebar di wilayah kepulauan. Hasil sensus diproyeksikan mampu mengupas tuntas struktur ekonomi daerah serta peta potensi usaha yang bisa diakselerasi demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

‎Berdasarkan kompilasi data mutakhir yang dihimpun melalui Wilayah Kerja Statistik Wilkerstat, Statistical Business Register SBR, dan Sensus Pertanian 2023 ST2023, BPS menetapkan target pendataan ambisius di Tanimbar, yaitu 19 Usaha Besar dan 27.904 Usaha, terdiri dari 17.060 Usaha Pertanian Perorangan UTP serta 10.844 sektor UMKM.

‎Pendataan lapangan akan berjalan maraton selama lebih dari dua bulan, terhitung 15 Juni hingga 31 Agustus 2026, mencakup seluruh wilayah administratif Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang meliputi 10 kecamatan:

‎1. Tanimbar Selatan

‎2. Wertamrian

‎3. Selaru

‎4. Wermaktian

‎5. Nirunmas

‎6. Kormomolin

‎7. Molu Maru

‎8. Tanimbar Utara

‎9. Wuarlabobar

‎10. Fordata

‎Guna memastikan validitas data secara real-time, BPS meninggalkan metode konvensional berbasis kertas dan beralih penuh ke ranah digital.

‎"Metode utama yang digunakan adalah door to door menggunakan aplikasi Computer Assisted Personal Interviewing CAPI pada perangkat smartphone atau tablet, yaitu aplikasi FASIH. Pendataan menyasar seluruh bangunan yang berpotensi memiliki kegiatan usaha, "katanya.

‎Demi mengawal kesuksesan agenda sepuluh tahunan ini, BPS Kepulauan Tanimbar telah membentuk struktur organisasi yang solid dan terlatih, dengan rincian personel sebagai berikut:

‎Penanggung Jawab: Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Tanimbar

‎Struktur Lapangan: Ketua Pelaksana, Garda SE, dan Instruktur Daerah Indah ,‎Penyelia: 17 Orang Petugas Pemeriksa Lapangan PML dan ‎Ujung Tombak: 113 Orang Petugas Pendataan Lapangan PPL

‎Seluruh petugas telah melewati fase penggemblengan intensif pada Juni 2026 melalui metode bauran Massive Open Online Course MOOC dan tatap muka langsung. Pelatihan dipandu oleh 3 Instruktur Daerah Inda kompeten dari BPS Tanimbar, yakni Dimas Suryawan Putra, S.Tr.Stat, Nurul Syifa Amalia, S.Tr.Stat, dan Bayu Aji Bachtiar, S.Tr.Stat. Jalannya pelatihan dikawal 6 orang panitia, di mana salah satu anggotanya merupakan personel dari Polres Kepulauan Tanimbar guna memastikan aspek keamanan dan ketertiban.

‎Kurikulum pembelajaran meliputi Penjelasan Umum SE2026, Metodologi dan Manajemen Lapangan, Tata Cara Pengisian Kuesioner, Pengoperasian Fasih Mobile dan CAWI, hingga teknik Pemeriksaan Kasus Batas boundary cases.

‎Sebelumnya, BPS juga telah menggencarkan rangkaian sosialisasi berjenjang mulai dari tingkat Pemkab, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa/Kelurahan, hingga melalui forum koordinasi lokal seperti KKD dan NGIBAR guna meminimalkan penolakan di lapangan.‎

‎Akhir laporannya, Tupa Tampubolon menegaskan kesiapan mental dan fisik seluruh korps berbaju biru BPS di Bumi Duan Lolat.

"‎Dengan penuh keyakinan dan semangat pengabdian, kami menyatakan kesiapan penuh untuk melaksanakan setiap tahapan kegiatan dengan profesional, berintegritas, dan penuh tanggung jawab. Kami siap menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi menghadirkan data ekonomi yang akurat, terpercaya, dan bermanfaat bagi pembangunan daerah dan bangsa. Bersama kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026, ujarnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....