Pemda Tanimbar Terbuka Bagi Siapapun yang Berniat Membangun Tanimbar
- 10 Jun 2026 14:12 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Saumlaki - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar terus berkomitmen menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang berdaya saing global, melalui siapapun yang berniat baik, untuk membangun kabupaten kepulaun tanimbar. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar dr. Juliana Ch. Ratuanak terkait kehadiran PT. Bangkit Prestasi Insani (BPI) di bumi duan lolat, Kamis (4/6/2026).
Ratuanak menjelaskan, Pemda selalu terbuka bagi siapapun termasuk pihak swasta yang berniat baik untuk membangun kabupaten kepulauan tanimbar dan memiliki niat yang tulus, bukan hanya BPI, namun siapa pun yang memiliki niat baik membangun negeri tanimbar.
"Pemda sudah melakukan kerja sama dengan Petro Tekno dan menghasilkan tenaga untuk Welder sebanyak sepuluh orang dan selaku wakil bupati baru saja mendapat informasi bahwa ada dua anak tanimbar dari program tersebut saat ini sedang mengurus kelengkapan dokumen untuk diberangkatkan bekerja ke qatar," ucap Ratuanak.
Menurutnya, Kondisi ini membuktikan anak Tanimbar juga miliki kemampuan luar biasa jika dibentuk dengan baik, dan berharap kesuksesan ini menjadi motivasi besar bagi generasi muda Tanimbar lainnya untuk melihat peluang kerja yang luas di luar negeri.
Menyoroti kehadiran PT BPI, Ratuanak menekankan bahwa visi utama dirinya bersama Bupati sejak masa kampanye adalah penguatan SDM yang terintegrasi langsung dengan dunia kerja (link and match). Pemda tidak ingin pelatihan hanya berakhir sebagai seremonial pembagian sertifikat.
Terdapat 3 hal utama yang ditekankan Pemda kepada PT BPI diantaranya, Ketaatan Hukum dengan tetap Mematuhi seluruh regulasi yang berlaku di daerah, yang kedua Output Jelas, yakni Proses perekrutan dan penyiapan peralatan harus terstandar agar peserta benar-benar terampil dan yang ketiga, Penyaluran Kerja, agar hasil akhir dari pelatihan harus terhubung langsung (meling) dengan perusahaan-perusahaan swasta yang beroperasi di Tanimbar saat ini maupun di masa depan.
Ratuanak menilai, pihaknya terus memantau profil mereka, kesiapan peralatan, hingga upaya membuat peserta menjadi tahu dan terampil. Komitmen mereka tidak boleh sekadar hadir untuk menyelesaikan program belaka, tetapi harus ada dampak nyata.
"Saya menitipkan pesan mendalam bagi masyarakat Tanimbar yang saat ini sedang atau akan mengikuti program bersama PT BPI. Ia menekankan bahwa keahlian teknis (hard skill) harus diimbangi dengan karakter yang kuat (soft skill). Belajar dari pengalaman para pencari kerja yang dilatih di Batam, Juliana mengingatkan pentingnya aspek moral di dunia kerja profesional," terangnya.
Ratuanak juga menandaskan, melatih diri itu tidak hanya soal tahu cara mengelas (last). Tetapi hayati pekerjaan itu. Miliki etika, moral, kesopanan, dan etos kerja yang tinggi. Keahlian dihargai jika seseorang menghargai orang lain.
"Saya menantang generasi muda Tanimbar untuk berani bermimpi besar dan keluar dari zona nyaman. Karena sudah terbukti ada dua orang anak Tanimbar sudah membuktikan bisa berangkat ke Qatar. Siapa lagi yang mau menyusul. Ayo menyusul ke negara-negara maju. Lihat dunia, berpikir global, tampil secara global, lalu kembali untuk membangun Tanimbar," ajaknya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....